Serangkaian test bagi calon penerima beasiswa Djarum Regional Semarang, telah memasuki tahap akhir. Bertempat di kantor Djarum Beasiswa Plus Regional Semarang, para mahasiswa yang hadir harus melakukan diskusi grup dan sesi wawancara yang dilakukan oleh tim penerimaan Djarum Beasiswa Plus. Dari 84 mahasiswa yang hadir, nantinya akan dipilih menjadi 53 mahasiswa penerima beasiswa Djarum plus.
Berbagai komentar, mulai dari ragu-ragu, gugup dan senang karena telah mengikuti proses penerimaan Djarum Beasiswa Plus keluar dari mulut mahasiswa yang hadir mengikuti hal itu semua. "Selama dua hari ini, saya merasa kaget karena pertama kami tuh berempat dan saya bukan termasuk yang terbaik. Lalu pas kemarin ikut psikotest juga kurang puas saat ngerjainnya, tapi bersyukur bisa lolos," ujar Andreas, mahasiswa UNDIP dari fakultas teknik.
Ia juga menaruh hormat terhadap tim penyelenggara Djarum Beasiswa Plus, mulai dari persoalan yang menarik saat FGD hingga persiapan yang menurutnya sangat baik. Andreas mengakui, bahwa ia tertarik ikut Djarum Beasiswa Plus, karena program pelatihan soft skill yang akan didapatnya nanti.
Menurutnya itu merupakan nilai plus yang sangat berharga untuk mengembangkan karakternya, dan tentunya skill yang berguna di dunia kerja nantinya. "Saya tertarik dengan trainingnya, karena training itu saya butuhkan untuk nanti membantu mencapai cita-citanya saya sebagai seorang maintenance di perusahaan, terutama di bagian kontrol diaman saya akan menghadapi teman-teman dari berbagai jurusan yang berbeda," tutup Andreas di sela-sela interview.[Jo/redaksi]