Atur Strategi Hingga Uji Fisik Menggotong Teman Dalam Folding Carpet

Senin, 27 Januari 2014 | Oleh
Share :

Jika biasanya karpet digunakan sebagai alas duduk, kini karpet berubah fungsi sebagai media dalam permainan Folding Carpet. Membolak-balikkan karpet segi empat dengan seluruh anggota regu berada di dalamnya adalah misi permainan ini. Jika tiap-tiap kelompok berisi 15 orang, maka siap-siap saja ada anggota yang harus rela menggotong teman lainnya supaya karpet terbalik sempurna. Ada yang menganggap permainan ini mudah karena telah paham strateginya. Tiap-tiap regu memiliki caranya sendiri untuk menyelesaikan permainan yang mengasah otak ini. Diperlukan jiwa kepemimpinan dalam permainan ini. Bisa dibayangkan bagaimana permainan ini tidak akan terselesaikan apabila banyak orang turut mengatur komando regu kapan harus berjalan, kapan harus melompat, hingga kapan harus naik ke atas punggung anggota lainnya. R. Aditya Brahmana (Beswan Djarum asal Institut Sepuluh November Surabaya) pun rela pundaknya dipakai untuk menggotong teman satu regu demi menyelesaikan permainan Folding Carpet. "Ayo geser-geser. Tarik karpetnya." ujar sang pemimpin regu berulang-ulang.   Beswan Djarum ditempa untuk menjadi pribadi yang rela berkorban, memahami lingkungannya, peduli akan sesama, serta membiasakan diri untuk berpikir sebelum bertindak. Meski kaki tidak boleh sedikitpun keluar dari karpet dan menyentuh tanah, namun banyak regu di Character Building batch kelima yang berhasil membolak-balikkan karpet lebih dari 3 kali. Berani untuk mencobanya diluar Character Building? Ajak teman-temanmu dan pahami arti kerjasama regu.

Share :