Bentuk Karakter Pemimpin Bijaksana Melalui Blind Man Walking

Selasa, 7 Februari 2012 | Oleh
Share :
Bagaimana menjadi sesorang pemimpin yang bijaksana bukanlah hal mudah. Kemampuan untuk dapat mengarahkan sesorang dengan baik dalam mencapai tujuan bersama, serta kemauan untuk mendengarkan dan mengerti orang lain, adalah hal penting dalam proses sesorang menjadi bijak. Pada soft skill Character Building yang diberikan oleh Djarum Beasiswa Plus, para Beswan Djarum diajak belajar membentuk karakter tersebut melalui permainan Blind Man Walking.  Dalam permainan ini, secara bergantian, setiap anggota team akan memandu rekan satu teamnya yang harus melewati sebuah rintangan dengan mata tertutup. Di mana rintangan tersebut mengharuskan sang pemandu memberikan arahan kepada rekannya untuk berjalan melewati track yang telah diberi pembatas berupa tali tanpa boleh menyentuh tali tersebut. Meski terdengar sederhana, namun tidak sedikit dari mereka yang mengalami kesulitan.  Hal yang unik dari permainan ini adalah, dalam waktu yang bersamaan ada dua pasang orang yang bermain dari arah yang berlawanan. Sehingga di samping kejujuran, permainan ini juga membutuhkan konsentrasi tinggi untuk dapat mendengarkan dan memperhatikan arahan mana yang diperuntukkan baginya.   "Blind Man Walking mengajarkan aku untuk percaya kepada rekan satu tim dalam menunjukan arah kemana aku harus melangkah", ucap Angga salah satu Beswan Djarum asal Universitas Negeri Semarang. Melalui permainan ini diharapkan para Beswan Djarum bisa belajar untuk mempunyai rasa saling percaya kepada rekan satu tim serta mempunyai karakter sebagai pemimpin yang arif dan bijaksana di masa mendatang. (ab/redaksi)
Share :