Segala bentuk usaha yang dilakukan secara kontinuitas justru akan memberikan hasil terbaik apabila turut dibarengi dengan inovasi yang maksimal. Seperti yang dilakukan Beswan Djarum Surabaya angkatan 2012/2013, mereka melanjutkan program Community Empowerment Beswan Djarum angkatan sebelumnya dengan beberapa inovasi serta fokus yang baru. Yang membedakan keduanya secara garis besar adalah fokus pengembangannya. Jika angkatan sebelumnya berfokus kepada riset budidaya cacing, Beswan Djarum Surabaya angkatan 2012/2013 berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Bekerja sama dengan Yayasan Mustiko Al Amin Pondok Sosial Yatim, Mojokerto, Jawa Timur, para Beswan Djarum memotivasi masyarakat yang ada disana untuk turut serta melakukan pembudidayaan. Tak hanya sosialisasi, Beswan Djarum turut mengontrol budidaya cacing yang dilakukan warga sekitar 1-2 minggu sekali demi kelanjutan program yang penuh manfaat ini.
"Potensi budidaya cacing ini sangat membantu masyarakat dalam banyak hal. Yang paling penting adalah proses pembelajarannya, bukan seberapa besar nilai bantuan yang disalurkan. Masyarakat dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang ketergantungan bisa menjadi mandiri." Ujar Bapak Sunardi selaku Pakar Budidaya Cacing yang memberikan materi sosialisasi disana. Bukan tidak mungkin bahwa pelaksanaan program ini dapat membantu pemasukan masyarakat per kapita dalam satu desa. Menjadi desa binaan serta percontohan yang mandiri dengan produksi budidaya cacing yang berkelanjutan. Mengencangkan visi dengan semangat perubahan untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik lagi.