Beswan Djarum 28: Kami Siap!

Senin, 19 November 2012 | Oleh
Share :
Saat pementasan "Mutiara Timur Indonesia" semakin dekat. Latihan yang dilakukan Beswan Djarum angkatan 28 semakin intensif. Lima ratus empat Beswan Djarum yang pada hari-hari sebelumnya melakukan latihan terpisah sesuai dengan kelompok, di Hari Minggu, 18 November 2012, mulai melakukan latihan bersama. Mendapatkan latihan dari para instruktur, Beswan Djarum yakin mereka mampu melakukan yang terbaik di Malam Dharma Puruhita nanti. Rasa optimis salah satunya diungkapkan oleh Anggy Hariyadi. Pria berkepala pelontos yang akan berperan sebagai Narator 2 pada "Mutiara Timur Indonesia" nanti merasa yakin dengan persiapan yang dilakukan selama ini. "Karena membawakan narasi berdua, saya dan Mas Fadil (instruktur kelas akting-red.), saya mendapat masukan. Kalau lagi istirahat, sering latihan bareng sama Mas Fadil," ungkapnya. Dengan banyaknya masukan yang  dia terima, Anggy mampu keluar dari kesulitan pendalaman narasi yang sempat dia rasakan ketika awal menjalani latihan. Senada dengan Anggy, Syarifah Dwi Rahma pun mengungkapkan keoptimisannya. Tergabung dalam kelompok tari Shuffle, dara yang akrab disapa Ipeh ini awalnya agak kagok dengan gerak-gerak yang harus dilakukannya. Sejak SMP, Ipeh belajar menari tradisional. Tari-tarian dari Lampung, Palembang, dan Aceh dikuasainya. Walau begitu, dia merasa kagok di awal masuk kelompok tari Shuffle. "Beat, power, dan ekspresinya berbeda. Tapi untungnya teman-teman di kelompok saling ngasih masukan. Di bus pun kadang gerak-gerakin kaki sambil ngapal gerakan," ungkapnya. Stephanie Angka pun mengungkapkan hal serupa. Tergabung dalam kelompok suara Alto, Stephanie mengaku siap untuk tampil di Hari Selasa nanti. Stephanie memang tidak asing lagi dengan paduan suara. Sejak di bangku sekolah, dara ini aktif terlibat di kelompok paduan suara, bahkan hingga sekarang. "Paling pe-er-nya ngapalin lagu "Tak Tong-Tong" yang masih agak terbata.” Diakui Stephanie, kendala bahasa sangat mempengaruhinya dalam menghapal lagu-lagu daerah. Karena tidak mengerti kata-kata yang dinyanyikan, proses menghapal pun menjadi lebih lama. "Tapi siap, kok. Selasa nanti pasti sudah hapal semuanya," tutupnya.
Share :