Pergelaran Dare To Be A Leader And Debate (DTL) pada hari keempat ditutup dengan pelatihan bagi para Beswan Djarum untuk adu argumen dalam acara debat mengenai sebuah topik yang ditentukan oleh para trainner. Dalam session ini mahasiswa diajarkan cara-cara menguasai materi, menyampaikan pendapat hingga pada akhirnya dituntut untuk menunjukkan konsistensi mereka dalam mempertahankan apa yang menjadi pendapatnya. Acara ini pun juga didukung oleh dewan juri yang profesional, salah satu diantaranya datang dari Jurnalis Kedaulatan Rakyat, Ronny Sugiantoro, yang turut memberikan nilai untuk kedua kelompok debat tersebut.
Ronny memberikan komentar tentang acara DTL, menurutnya, "ini merupakan event luar biasa bagi mahasiswa, Djarum tidak hanya memberikan beasiswa semata, tetapi juga mengajarkan mahasiswa untuk berani berbicara dan konsisten terhadap terhadap apa yang telah diungkapkan dalam debat dengan etika yang profesional". Berkaitan dengan konsistensi para Beswan Djarum dalam mempertahankan pendapat, disini mereka juga diberikan pelatihan mengenai metode-metode guna mencapai hal itu. Lebih lanjut Ronny juga menyatakan apresiasinya terhadap Djarum yang dianggapnya telah memiliki kepedulian terhadap para mahasiswa/i yang notabene adalah Beswan Djarum itu sendiri. Selanjutnya, ia juga menjelaskan bahwa di Yogyakarta masih banyak mahasiswa lainnya yang juga mengingkan pelatihan soft skill seperti ini dan ia berharap Djarum dapat mengembangkan program semacam ini dalam bentuk lain sehingga makin terbuka kesempatan bagi para mahasiswa untuk berkembang.[nus]