Beswan Djarum angkatan 28 membuktikan mereka orang-orang cerdas. Tidak hanya dalam bidang akademik, tapi juga bidang-bidang lainnya - termasuk seni. Meski sebagian besar Beswan Djarum tidak memiliki pengalaman dalam bernyanyi, menari, dan akting, mereka menunjukkan keseriusan dalam mempelajari hal-hal baru.
Keseriusan yang ditunjukkan Beswan Djarum angkatan 28 pun mendapat apresiasi dari para instruktur mereka. "Mereka sangat bertanggung jawab. Ketika disuruh menghapal di hari kedua, mereka melakukannya dengan baik," ungkap Brigitta Dian Anggraheni, instruktur kelas menyanyi.
Bahkan, karena pesatnya perkembangan yang ditunjukkan kelas tari, materi yang seharusnya diberikan di hari kedua, sudah diberikan di hari pertama.
Apresiasi positif pun datang untuk kelompok menari. Menurut Ayok Prasetyo, instruktur kelas tari, Beswan Djarum memiliki kemampuan yang kuat untuk bisa mempelajari setiap gerakan yang diajarkan. "Jadi, dalam waktu satu hari saja, sudah terlihat penguasaan tarinya," puji Ayok.
Dengan sisa dua hari latihan yang mereka miliki, tidak heran jika para instruktur memiliki rasa optimis terhadap penampilan Beswan Djarum di Malam Dharma Puruhita nanti. "Saya yakin ketika nanti pentas mereka tidak akan terlihat kaku," tutup Ayok.