Buried Alive dan Jembatan Spagheti

Jumat, 1 April 2011 | Oleh
Share :

Kamis (31/3) malam pelatihan Dare To Be A Leader & Debate yang diselenggarakan oleh Djarum Beasiswa Plus berlangsung penuh canda tawa. Setelah seharian, Beswan Djarum diberi pengetahuan tentang apa itu pemimpin, karakter seorang pemimpin dan gaya-gaya kepemimpinan. Di malam hari, Beswan Djarum secara tidak langsung diuji oleh permainan yang telah disiapkan oleh panitia. Permainan pertama bernama Buried Alive, dimana Beswan Djarum harus memberikan solusi dari masalah yang diberikan oleh panitia. Beswan Djarum diumpamakan sebagai tim SAR yang harus menyelamatkan enam orang yang terjebak dalam gua. Situasi sangat sulit, dan tim SAR harus menentukan mana yang diselamatkan terlebih dahulu karena tidak memungkinkan untuk menyelamatkan keenam korban sekaligus. Permainan kedua, Beswan Djarum ditantang untuk membangun jembatan dari spagheti (mentah) yang mampu menahan beban seberat 1 Kg selama sepuluh detik. Jembatan dibangun diantara kedua meja dengan jarak 60 cm. Dan beruntung semua jembatan berhasil menampung beban yang telah disiapkan oleh panitia. Kedua permainan ini memperlihatkan beragam gaya kepemimpinan setiap Beswan Djarum yang mengikuti DTL Bandung. Mereka diuji untuk cepat dalam mengambil keputusan dalam kondisi darurat. Serta mampu bekerja sama tidak hanya efisien tetapi juga harus efektif. Semua ini berguna untuk membangun karakter kepemimpinan dari setiap Beswan Djarum. [jo]

Share :