Usai sudah final Lomba Karya Tulis untuk Regional Semarang. Berlangsung mulai hari Sabtu (1/10) pagi, sepuluh finalis secara bergantian memaparkan karya tulis mereka dan juga dengan penuh semangat menjawab semua pertanyaan yang tidak terduka dari ketiga dewan juri. Yang pada akhirnya mereka harus memilih tiga terbaik dari antara sepuluh finalis. Dilihat berdasarkan cara presentasi dan kemampuan mereka melakukan riset dan tanya jawab, keluarlah nama-nama seperti Pius (Univ. Sanata Dharma), Angelina (UNDIP), dan Putri (UGM).
Mereka inilah yang nantinya akan mewakili Beswan Djarum Regional Semarang dalam Lomba Karya Tulis tingkat nasional di Jakarta. Perasaan senang dan terkejut meliputi wajah mereka saat mereka mendengarkan langsung nama mereka dipanggil oleh dewan juri. Setelah segala rintangan seperti tanya jawab dengan dewan juri, memang sudah sepantasnya mereka merasa senang dan bangga mampu mewakili Regional Semarang.
Pius, Angelina dan Putri satu suara dalam mengatakan bahwa hal yang paling sulit adalah menjawab pertanyaan dewan juri yang ternyata diluar dugaan mereka. "Saya sudah menyiapkan beberapa jawaban yang mungkin akan ditanyakan, tetapi itu semua tidak berguna sekarang" ,ujar Pius saat diwawancara. Apalagi ternyata pertanyaanya tersebut tidak sesuai dengan ilmu yang sedang mereka pelajari saat ini. "Ini menjadi pelajaran bagi kita, dan membuka wawasan kita untuk juga memperhatikan aspek lain dalam kehidupan", lanjut Pius.
Semarang menjadi tempat terakhir dalam LKT tingkat regional , dan dengan begitu lengkap sudah kedua belas finalis dari empat regional, yaitu regional Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Mereka semua nantinya akan kembali berkompetisi dan beradu pendapat di Jakarta, tanggal 20-21 Oktober 2011.[jo/redaksi]