Kehadiran juri biasanya menambah ketegangan para peserta. Tapi juri yang satu ini bisa membuat suasana tegang berubah jadi gelak tawa. Suasana tegang di ruang presentasi sangat terasa. Para peserta sibuk memberi sentuhan akhir pada presentasi mereka. Ada yang sibuk menghapal materi, ada pula yang berlatih membawakan presentasi. Ketegangan bertambah ketika Raymond Kaya, salah satu juri dari SCTV masuk ke ruangan. Kehadiran juri merupakan tanda bahwa sesi presentasi akan segera dimulai. Tak disangka, kehadiran Raymond justru meredakan ketegangan para peserta. Berbagai humor yang dilontarkan mampu membuat para peserta tertawa lepas. Seakan lupa kalau sesaat lagi mereka akan berhadapan dengan Raymond sebagai juri. Sosok Raymond menjadi favorit kala sedang tak menjuri. Hal tersebut berubah 180 derajat ketika ia menilai karya para finalis. Simak saja penuturan Hezliana Syahwati, Beswan asal Universitas Tanjungpura yang merasa presentasinya ‘dihabisi’ oleh Raymond Kaya. Pertanyaan dan komentar Raymond sangat mengena bagi Hezliana. “Pak Raymond merupakan juri paling jleb buat saya. Tapi di luar sesi presentasi ia pandai melucu hingga suasana jadi santai. Apalagi ia tak pelit berbagi ilmu,” imbuh Hezliana.