Canda dan tawa seringkali jadi obat ampuh untuk menurunkan suasana tegang, Hal itu yang dilakukan para finalis Writing Competition 2013 Regional Bandung menjelang sesi presentasi. Alih-alih belajar soal materi atau gaya presentasi, para Beswan Djarum justru sibuk bercanda satu sama lain. Mereka memilih untuk tetap rileks sebelum maju membawakan ide masing-masing di depan para juri. “Supaya tak tegang, kita sedang mendengar Teddy dan Jessica yang bertukar cerita tentang kunjungan mereka ke Korea baru-baru ini. Ada banyak hal lucu dan menarik yang mereka alami,” ujar Zerlin Azalia, Beswan Djarum asal ITB. Cara ini rupanya cukup sukses. Semua finalis mampu tampil lepas tanpa terlihat gugup di depan para juri. Misalnya, penampilan William Hartono yang terlihat seperti bertutur cerita. Meski materi yang dibawakan cukup berat, William mampu menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti. Terutama saat sesi tanya jawab dimana pertanyaan dan jawaban saling berbalas seperti cerita yang mengalir. Ada juga penampilan Muhammad Fajar Satria yang diselingi canda. Terutama karena ia membawa petai sebagai alat peraga. “Daripada stres lalu terbawa saat presentasi, lebih baik rileks sejenak. Soal materi kan sudah dipersiapkan sebelum sampai lokasi,” kilah Teddy Prayoga.