Dare To Be A Leader Beswan Djarum di Semarang, Gelombang Terakhir

Rabu, 3 Juni 2009 | Oleh
Share :

Bertempat di Hotel Santika Premier Semarang, sebanyak 65 Beswan Djarum (istilah untuk penerima beasiswa Djarum) yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah dan Yogyakarta mengikuti  gelombang terakhir kegiatan pelatihan soft  skill “Dare to be a leader”.  Acara yang dilaksanakan pada tanggal 28-30 Mei ini merupakan salah satu perwujudan dari  program Djarum Bakti Pendidikan bagi para Beswan Djarum  yang bertujuan untuk menggali potensi diri dan pembentukan karakter untuk  menjadi seorang pemimpin bangsa masa depan yang cakap secara intelektual, emosional dan spiritual.

Kamis malam, sehari sebelum kegiatan inti yang akan dilaksanakan pada tanggal 29-30 Mei, para Beswan Djarum diperkenalkan dengan blog, sebuah sarana populer menulis di dunia maya, dengan menghadirkan pembicara Margareta, seorang mahasiswi jurnalistik universitas terkenal di Singapura yang cukup aktif selama 2 tahun sebagai seorang blogger. Dengan penyampaian yang ceria dan komunikatif, Margareta  menjelaskan pentingnya membuat sebuah blog, disertai dengan tips-tips yang  mudah dipahami para peserta. Keesokkan harinya, kegiatan dimulai dengan penuh semangat oleh sang trainer, Marthen Samual didampingi oleh Tedi Irawan. Setelah menjelaskan deskripsi singkat tentang garis besar rangkaian acara yang akan dilaksanakan, beliau membuat acara perkenalan dengan konsep yang cukup menarik, yaitu dengan meminta para Beswan Djarum memperkenalkan diri dan menceritakan tentang diri masing-masing sesuai dengan potongan gambar yang harus dipilih sebelumnya. Lalu secara mengagumkan, sesudah perkenalan, beliau dapat menyebut ulang hampir setiap nama  peserta dengan tepat. Sebuah cara bagus untuk menunjukkan pentingnya kemampuan menyimak dan mendengar perkataan orang lain yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Selama 2 hari berturut-turut, pemberian materi tentang leadership dikemas dengan cara atraktif dan tidak membosankan. Para peserta memainkan berbagai macam games secara berkelompok, dimana setiap kelompok harus dipimpin oleh salah satu peserta. Dengan cara dan gayanya masing-masing, setiap leader mengarahkan anggota timnya untuk memecahkan setiap tantangan yang diberikan dalam setiap games. Dari situlah, para peserta dapat menyimpulkan karakter pemimpin sejati seperti apa yang harus dimiliki seseorang agar berhasil mencapai target yang diinginkan. Salah satu games  yang cukup seru adalah folding carpet. Setiap kelompok yang kurang lebih terdiri atas 20-an orang berdiri berdesakan di atas sebuah karpet yang cukup sempit. Tugas yang harus dilakukan adalah membalik karpet tersebut sedikit demi sedikit dengan aturan peserta yang berdiri di atasnya tidak boleh terjatuh keluar dari karpet. Permainan ini menjadi begitu  menarik dan lucu saat para peserta berusaha keras untuk tidak terjatuh, dengan cara tarik-tarikan baju, bahkan ada pula yang digendong atau naik di atas tubuh peserta lainnya. Kesuksesan dari permainan ini tidak hanya ditentukan oleh kecakapan dari leader-nya, akan tetapi juga kerja sama dan kepercayaan di antara setiap peserta. Tidak hanya berupa games, para Beswan Djarum juga diminta untuk membuat simulasi percakapan dengan berbagai macam peran. Tujuannya adalah melatih bagaimana berkomunikasi secara efektif. Ada juga tugas membuat presentasi dengan 4 topik yang unik dan berbeda, yaitu: The Changchuter Road Show, Wisata Kuliner di Semarang, Gizi Buruk, dan Mac. K( Mandi Cuci Kakus). Demi menyelesaikan tugas ini sebaik-baiknya, banyak peserta yang bahkan tidur sampai larut malam. Namun, pengalaman seperti itu tentunya justru memberikan kesan berwarna dan mendalam bagi para peserta.  Untuk membuat acara tetap ramai dan penuh semangat, acara juga diselingi dengan berbagai hiburan. Beberapa beswan yang diminta untuk bernyanyi, tampil penuh percaya diri dengan gayanya  yang unik. Berbagai macam ice breaker yang  diberikan oleh MC juga membuat acara semakin bertambah seru. Ada video yang menampilkan senam anak kecil yang harus diikuti oleh peserta, dan ada pula tarian dimana peserta diminta berdansa cepat secara berpasangan dan bergantian.. Tidak heran, suasana santai dan akrab lah yang dirasakan  para Beswan Djarum selama acara berlangsung. Dua hari training yang mengesankan semakin memberikan arti yang mendalam ketika penutupan acara ditandai dengan kumandang khidmat hymne Beswan Djarum dari seluruh Beswan Djarum. Dan sebagai kejutan, sebelum acara benar-benar berakhir, salah seorang peserta yang berulang tahun yaitu Ogy, Beswan Djarum Semarang diberikan “hadiah kejutan’  oleh  panitia dan teman-teman Beswan Djarum lainnya. Sebuah wujud besarnya kepedulian  antar sesama Beswan Djarum. 

Pelatihan DTL bagi alumni Sebelum pelaksanaan DTL gelombang terakhir untuk para Beswan Djarum angkatan 2008/2009 juga dilaksanakan Dare To be Leader bagi para Alumni Beswan Djarum angkatan 2007-2008. Acara diadakan di Hotel Horison, Semarang dengan 68 peserta dari wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. 

Kesempatan pelatihan yang diberikan kepada pada alumni ini merupakan bentuk komitmen yang diberikan Djarum Bakti Pendidikan kepada para Beswan Djarum sebagai sebuah keluarga besar Beswan Djarum. Meski sudah tidak lagi menerima dana beasiswa namun hubungan sebagai sebuah keliarga besar tidak putus begitu saja. Salah satu kesempatan lain yang diterima para alumni dalam waktu dekat ini adalah menjadi peserta seminar Philip Kotler " Marketing in Turbulent Times" pada 27 Mei 2009 di Hotel Indonesia Kempinski.

Meski acara pelatihan ini sudah berakhir, semoga para Beswan Djarum dapat meneruskan perjuangan mewujudkan harapannya menjadi seorang pemimpin di masa depan.

Penulis: Patricia Wahyu - Beswan Djarum  Semarang Foto: Cahya Kharisma - Beswan Djarum Semarang

Share :