Galeri Budaya di Malam Dharma Puruhita

Kamis, 28 November 2013 | Oleh
Share :

Gemerlap puncak Nation Building kian terasa dengan dihadirkannya galeri bernuansa Kalimantan untuk menyambut para tamu undangan. Tema Kemilau Intan Indonesia menampilkan sisi kekayaan budaya serta alam Bumi Borneo. Berbagai kesenian khas suku Dayak mewarnai galeri yang dibuat di sepanjang jalan masuk menuju lokasi acara. Awal menapakkan kaki di lokasi acara, para tamu undangan harus melewati jembatan dengan sungai dan perahu-perahu berisi sayur mayur hasil bumi bak pasar apung yang sesungguhnya. Memasuki lorong tunnel , beragam seni dan budaya Kalimantan disuguhkan. Mulai simulasi seni ukir hingga seni tato tubuh tradisional yang menjadi salah satu identitas serta jati diri suku Dayak. Nampak pula pemusik yang berjajar, mendendangkan harmonisasi nada lagu-lagu daerah Kalimantan. Beberapa benda hasil kebudayaan suku Dayak, senjata tradisional, hingga pakaian tari Hudoq lengkap dengan topengnya mengisi sepanjang sisi lorong. Mendekat pada ruang utama, terlihat beberapa pasang lelaki dan wanita mengenakan pakaian adat suku Dayak mempersilahkan tamu undangan masuk. Salah satu yang paling menarik dari galeri ini adalah adanya Orangutan Kalimantan yang kini populasinya kian terancam. Hal ini dilakukan untuk mengingatkan kita tentang pelestarian fauna di Indonesia. Setiap sudut galeri ini memancarkan cerminan kekayaan Bumi Borneo. Sebuah cara untuk membuka wawasan dan kesadaran kita untuk menjaga kekayaan Indonesia. Membangun bangsa yang berbudaya demi menjaga Kemilau Intan Indonesia.

Share :