Gema Bumi Palapa: Refleksi dan Ambil Nilai Positif Kebesasaran Majapahit

Jumat, 23 Desember 2016 | Oleh Admin
Gema Bumi Palapa: Refleksi dan Ambil Nilai Positif Kebesasaran Majapahit
Share :

Puncak dari rangkaian kegiatan Nation Building 2016 ditandai dengan pergelaran seni Malam Dharma Puruhita yang ditampilkan secara kolosal oleh 525 Beswan Djarum 2016/2017 terpilih.

Bertajuk “Gema Bumi Palapa” pergelaran ini dihelat sekaligus sebagai momentum pengukuhan para mahasiswa berprestasi dari 90 Perguruan Tinggi sebagai penerima Djarum Beasiswa Plus 2016/2017.

Pergelaran ini bercerita tentang sepak terjang tokoh-tokoh mendirikan kerajaan Majapahit dan  bagaimana kisah Patih Gadjah Mada dalam menyatukan Nusantara.

 

Terjadi berbagai peperangan; baik dalam tubuh Majapahit itu sendiri akibat intrik-intrik politik internal dan kepentingan segelintir kaumnya, maupun peperangan melawan musuh dari luar.

 

Kuatnya tekad untuk membangun persatuan membuat berbagai konflik yang muncul dapat dilewati dengan tetap menjunjung kepentingan bersama di atas perbedaan yang ada.

 

Seni peran, tari dan musik oleh Beswan Djarum ini seakan mengingatkan kita pada kondisi negeri Indonesia tercinta dimana perbedaan tak seharusnya menjadi penghalang bagi terciptanya Indonesia yang digdaya.

 

Beswan Djarum 2016/2017 yang terbagi dalam kelompok paduan suara dan juga kelompok teater tampil memukau di hadapan para tamu undangan. Mereka berhasil memadu komposisi indah selayaknya profesional meski waktu latihan mereka terbilang singkat, menampilkan performa terbaik. Kerja keras dan semangat yang tinggi memberi arti bahwa ketekunan dan kerja keras tak pernah menghianati proses mereka dalam belajar.

 

Rasa haru dan bangga kian melingkupi Beswan Djarum 2016/2017 tatkala bapak Primadi H. Serad selaku Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation menyampaikan perjalanan panjang proses terpilihnya 522 Beswan Djarum 2016/2017 dari 18.605 pendaftar di seluruh Indonesia, sebagai bagian proses pengukuhan.

 

Pergelaran seni ini dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Hymne Beswan Djarum dipimpin oleh Della Putri Harbad (Beswan Djarum 2016/2017 dari Universitas Riau). Semua rasa melebur dalam khidmat, menyeka setiap perbedaan yang ada diantara mereka.

 

Di penghujung acara, beberapa perwakilan Beswan Djarum 2016/2017 maju dan menyampaikan janjinya untuk terus membangun Indonesia dalam persatuan dan menunjukkan pada dunia akan kebesaran bangsa kita.

 

Sudah selayaknya kita bergandengan tangan menjaga persatuan dan kesatuan, serta berkarya nyata menciptakan perubahan baik bagi negeri ini seperti yang kerajaan Majapahit lakukan sebelumnya. Apapun latar belakang agama, suku, ras, ekonomi,  budaya dan lain-lain yang kita miliki, tetaplah bersatu di bawah naungan Ibu Pertiwi.

 

Bersama kita mampu!

 
Share :