Hari pertama berlangsungnya Dare To Be A Leader And Debate di Yogyakarta (11-14/5) jelas memberikan banyak pelatihan dan wawasan baru bagi Beswan Djarum. Soft skill yang tidak mereka dapatkan di dunia pendidikan formal. Seperti halnya materi pelatihan yang diberikan pada session II, berupa bagaimana seorang pemimpin bersikap dalam upaya me-manage tim kerjanya. Dalam materi ini diterangkan dua pilihan berupa Goal Oriented Leader dan People Oriented Leader. Dimana keduanya memiliki makna yang berbeda.
Seorang pemimpin yang baik haruslah memiliki kedua sikap tersebut agar sesuatu pekerjaan yang direncanakan dapat mencapai target. Rissa dan Ruth, Beswan Djarum Regional Bandung menyatakan pendapatnya mengenai materi tersebut.
Rissa Arisha
"Saya lebih cenderung menjadi pemimpin yang People Oriented Leader, karena saya berkeinginan menjadi seorang leader yang disukai oleh seluruh tim kerja saya. Kalau sudah begitu diharapkan ditemukan kenyamanan dalam pekerjaan sehingga goal dari pekerjaan tersebut dapat tercapai", ujarnya.
Ruth Saragih
"Awalnya saya lebih terobsesi untuk menjadi seorang leader yang Goal Oriented, karena saya menyukai profesionalisme. Tetapi ternyata setelah mengikuti DTL ini saya jadi mengerti, yang disarankan adalah kedua sikap tersebut haruslah berjalan seimbang agar terjadi keharmonisan dalam bekerja", tegas Ruth.[nus]