Hidup Seperti Kepingan Puzzle

Jumat, 20 Mei 2011 | Oleh
Share :
Apa yang terjadi saat anda baru pertama kali kenal satu sama lain, tetapi harus langsung bekerja sama ? Ini sama seperti menyusun kepingan puzzle dimana anda harus menyatukan setiap kepingan menjadi satu gambar utuh. Ya, inilah yang pertama kali dilakukan oleh tim Topconcept untuk memulai awal kegiatan Dare To Be A Leader and Debate (DTL). Beswan Djarum dibagi dalam empat kelompok dan masing-masing kelompok diminta untuk menyelesaikan setiap potongan puzzle menjadi satu gambar yang utuh. Tapi ini tidaklah mudah, karena mereka baru pertama kali mengenal satu sama lain dan menyelesaikan sebuah puzzle saja sudah menjadi tantangan tersendiri. Aturannya tidak setiap orang dalam kelompok diperbolehkan melihat gambar utuh puzzle, hanya ketua kelompok saja yang boleh melihatnya. Jadi kini semua bergantung kepada ketua kelompok masing-masing. Ini membuat ketua-ketua kelompok harus bolak-balik untuk melihat dan menggambarkan puzzle tersebut dari dan ke kelompok mereka. "Saya sendiri daya ingatnya kurang begitu bagus dan kurang bisa gambar jadi sempat membuat anggota kelompok kebingungan juga," ujar Ulung salah satu dari empat ketua kelompok yang terpilih. Memang diawal-awal Beswan Djarum harus memilih kelompok sebelum diberi tahu tugasnya, sehingga mereka harus bersiap-siap apapun tugas mereka nantinya. Pembagian kelompok dan menentukan maisng-masing tugas dari anggota kelompok menjadi pekerjaan yang harus segera diselesaikan oleh setiap ketua kelompok seperti Ulung, Karena itu bisa mempercepat penyelesaian puzzle. Apalagi waktu yang diberikan hanya 15 menit dan puzzle yang harus diselesaikan pun tidak sedikit. Jadi semoga saja permainan ini dapat membantu dan meningkatkan kerja sama dalam kelompok Beswan Djarum.[jo]
Share :