Ide Orisinil Bisa Datang Dari Mana Saja

Kamis, 22 September 2011 | Oleh
Share :
Biasanya seseorang yang terpilih pertama kali akan menjadi patokan bagi orang-orang berikutnya. Dan banyak orang bilang, kalau maju pertama kali rasanya lebih gugup daripada yang kedua dan seterusnya. Hal ini pun seperti diamini oleh Indah, yang menjadi orang pertama yang mempresentasikan idenya dalam Lomba Karya Tulis regional Bandung (21/9). Dalam mempresentasikan 'Potensi Mikroba Indigenous Saluran Pencernaan Luwak Sebagai Jasad Pemroses Untuk Pembuatan Kopi Luwak Sintetis'Indah terlihat cukup gugup dan sempat lupa beberapa kata, namun semua bisa dilaluinya dengan tegar dan menyelesaikannya dengan baik. Ide ini sangat baik untuk melestarikan Luwak dan juga memperbanyak produksi kopi Luwak dengan cara sintetis. Karena kopi ini menjadi salah satu varietas yang sangat tinggi nilai jualnya, dan membuat banyak petani kopi akhirnya melakukan penangkaran terhadap hewan liar dan dapat berakibat buruk bagi keseimbangan alam di sekitarnya. Setelah Indah selesai, melakukan presentasi dan tanya jawab dengan dewan juri, undian berikutnya jatuh kepada Ditta yang memanfaatkan limbah nanas sebagai alternatif BBM. Ide ini pertama kali terlintas saat Ditta melihat truk yang penuh limbah Nanas, dan penasaran akan dikemanakan limbah tersebut? Apakah mungkin limbah tersebut bisa dimanfaatkan untuk umat manusia? Setelah lama mencari, ternyata limbah Nanas berpotensi menjadi biomassa untuk mengatasi krisis BBM. Penelitian ini memang masih sangat sedikit dan kurang, tetapi jika memang benar tentunya akan sangat berguna dan berpotensi tinggi di pasaran. Jika ternyata berhasil dan mampu dijual kemasyarakat luas, hal ini akan memberikan dampak yang luas bag perkembangan bahan bakar di Indonesia juga dunia. Bahkan, bukan tidak mungkin turut mempengaruhi dunia otomotif itu sendiri.[jo/redaksi]
Share :