Bonita Putri Arinida, Beswan Djarum asal Bandung, berhasil mengubah suasana ruangan yang ceria menjadi hening dan penuh rasa cemas. Alasannya, ia tiba-tiba terjatuh kemudian pingsan ketika hendak melakukan presentasi. “Lho kok pingsan? Kenapa tuh?” demikian reaksi Muhammad Ali Akbar, Beswan Djarumasal Semarang, spontan sekaligus bingung ketika melihat aksi Bonita. Apalagi Bonita terkapar di lantai cukup lama sehingga hadirin makin bingung dan cemas. Tapi jangan khawatir, itu semua hanya sandiwara. Sebab tak lama kemudian ia bangkit kembali dan memulai presentasi. Pingsan merupakan bagian dari presentasinya mengenai cardiact arrest atau serangan jantung.
Bonita ingin menarik perhatian hadirin agar peduli terhadap cardiact arrest atau serangan jantung. Lewat contoh yang diberikan ia ingin menyampaikan kalau serangan jantung bisa menyerang siapa saja, di mana saja, dan kapan saja serta tata cara penanganannya. Jurus pingsan Bonita merupakan praktek langsung dari shock, salah satu cara opening dalam presentasi yang diajarkan oleh James Gwee. Unsur kejutan menjadi kunci untuk menarik perhatian audiens di awal presentasi. Usaha Bonita dinilai berhasil. Sebab para peserta, termasuk trainer, sampai terkejut dan bingung. Bahkan Pandu, trainer di Grab Your Audience, sempat hendak memberikan pertolongan pertama kepada Bonita. “Opening Bonita sangat mengena, terutama bagi audiens yang punya pengalaman terhadap orang pingsan tiba-tiba. Saya merupakan orang yang punya pengalaman tersebut. Perhatian mereka pasti akan tersedot ke Bonita,” ujar Pandu.