Kecerdasan Emosi Modal Utama Seorang Pemimpin

Senin, 4 Maret 2013 | Oleh
Share :
Kecerdasan emosi mutlak dimiliki seorang pemimpin, karena menjadi pondasi bagi pemimpin yang baik. Abraham Delta, yang akrab dipanggil Abe, dalam sesi Emotional Intelligence Leadership Development batch 2 di Surabaya, menjelaskan bahwa semua orang bisa jadi pemimpin. Masalahnya, seperti apa pemimpin yang baik itu? Abe mengungkapkan kalau cerdas intelektual saja bukan jaminan seseorang bisa jadi pemimpin yang baik. Kecerdasan intelektual hanya berpengaruh sekitar 20 persen, sisanya adalah soft skill yang di dalamnya mengandung kecerdasan emosi. "Semua orang bisa jadi pemimpin, permasalahannya adalah bagaimana menjadi pemimpin yang baik. Contohnya Hitler, ia adalah pemimpin yang cerdas dan berbakat, tapi apakah dia pemimpin yang baik? Agar seseorang menjadi pemimpin yang baik, dibutuhkan kecerdasan emosional," kata Abe. Abe juga berbagi resep tentang mengelola kecerdasan emosi kepada para Beswan Djarum. Terutama agar para Beswan Djarum bisa jadi pemimpin yang kompeten. "Intinya ada empat. Kenali diri sendiri, kelola diri sendiri, empati terhadap orang lain, dan membina hubungan positif dengan orang, benahi diri sendiri terlebih dulu. Setelah itu baru bisa membenahi orang lain," imbuhnya.
Share :