Kegugupan Melanda Beswan Djarum Menjelang Malam Dharma Puruhita

Senin, 19 November 2012 | Oleh
Share :
Menjelang malam puncak acara Malam Dharma Puruhita, Nation Building, dengan tema "Mutiara Timur Indonesia", Beswan Djarum dilanda kegugupan. Ketika harus mulai berlatih di atas panggung, mereka terlihat gugup saat coba menyesuaikan diri dengan lebar dan keadaan panggung sesungguhnya. Seperti cerita Suryo Hapsoro, Beswan Djarum asal Universitas Gadjah Mada yang gugup ketika mencoba berlatih di panggung dengan menggunakan perahu. Beswan Djarum yang mendapat bagian membawakan Tari Dayung ini mengaku sedikit gugup dengan adanya beberapa gerakan baru yang berbeda dari latihan. "Kemarin kami latihan tanpa menggunakan alat. Namun, begitu tampil di atas panggung, kami menggunakan perahu. Ini membuat saya harus menyesuaikan diri lagi dengan gerakan yang beda dan itu yang membuat saya jadi sedikit gugup," ungkap Beswan yang hobi olahraga ini. Berbeda dengan Suryo, Nicko Rizfyanda Utama mengaku tidak sabar untuk segera tampil di Malam Dharma Puruhita. Tapi, Beswan Djarum dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini sedikit deg-degan ketika harus berlatih di atas panggung. "Dengan latihan yang singkat, saya ingin memberikan penampilan terbaik untuk malam puncak nanti. Saya coba melawan rasa deg-degan dengan semangat dan membangun rasa percaya diri agar latihan ini bisa berjalan dengan lancar,” jelas mahasiswa yang mengambil Jurusan Ilmu Komunikasi ini. Beswan Djarum yang mengikuti kelas akting ini bercerita kalau dia mendapatkan peran sebagai Daeng, mahasiswa asal Makassar. Untuk mendapatkan penghayatan yang baik, Nicko berusaha keras belajar bahasa Makassar dari rekan Beswan Djarum asal Makassar. "Saya berusaha keras membawakan peran ini dengan semaksimal mungkin. Saya ngobrol-ngobrol dengan teman-teman yang berasal dari Makassar agar terbiasa berbicara dengan dialek Makassar," ungkap mahasiswa yang memiliki hobi fotografi ini.
Share :