Hari kedua (12/5) Dare To Be A Leader And Debate Yogya mulai menyibukkan para Beswan Djarum dengan beragam aktifitas yang menarik dan berguna untuk menggali potensi kepemimpinan yang ada di dalam diri mereka masing-masing. Beragam permainan dan contoh masalah telah dipersiapkan oleh panitia dan trainer dan diikuti oleh segenap Beswan Djarum. Dengan begitu banyak pengalaman dan juga teman-teman baru mereka dapatkan di sini.
Tidak sedikit kesan, pesan dan pembelajaran yang didapatkan hari Rabu (12/5) bersama-sama dengan Beswan Djarum. "Ternyata setelah di sini, teman-teman yang aku kira sebelumnya tidak aktif, ternyata malah aktif banget. Itu berarti, aku harus lebih bisa ngomong lagi dan leih berani lagi. Soalnya, itulah kekurangan ku di sini yang aku temui sama mereka," Ujar Yudha, dari Undip Semarang.
Geygi juga memiliki kesan berbeda tentang hari kedua DTL ini, "Yang paling berkesan tuh kerja team work-nya, dengan orang-orang yang baru dan waktu yang sangat sempit tetapi kita dituntut untuk mencapai sesuatu yang beda dan mempresentasikannya dengan lebih baik." Walaupun semua bisa dilalui dengan cukup baik, bukan berarti semua berjalan dengan mudah, kesulitan pun dialami Geygi saat harus membangun jembatan menggunakan Spagheti. Bukan hanya itu sebuah hal yang baru, tetapi ia pun tidak mempunyai latar belakang pendidikan mengenai membangun sebuah jembatan, karena ia berasal dari jurusan akuntansi.
Hari pertama memang cukup melelahkan, bahkan ada yang sempat tertidur saat istirahat makan malam. Tetapi semua dilalui dengan wajah gembira oleh setiap Beswan Djarum dan siap untuk menempuh pengalaman baru lagi keesokan harinya.[jo]