Ketika Perwakilan Perguruan Tinggi Berbicara

Rabu, 21 November 2012 | Oleh
Share :

"Program Djarum Beasiswa Plus merupakan program yang luar biasa." Begitu komentar DR. IR. Hanike Monim, M.Sc, dalam pembukaan sesi Temu Rektor, Nation Building.

Wakil Rektor 3, Universitas Negeri Papua, Manokwari, ini menambahkan agar pembekalan softskill yang didapatkan Beswan Djarum dapat dilakukan di setiap kampus, sehingga lebih banyak mahasiswa yang dapat meningkatkan kemampuannya.

Masukan berbeda disampaikan Dr. Rusli Yusuf, M. Pd. Wakil Rektor untuk Hubungan Mahasiswa dan Alumni ini berharap Program Djarum Beasiswa Plus mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari Nation Building, acara Temu Rektor dihadiri perwakilan dari seluruh perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Djarum Beasiswa Plus. Pada tahun ini, 83 perguruan tinggi dari 33 provinsi bekerja sama dengan program beasiswa ini.

Di tahun yang ke-28 ini, ada 9 perguruan tinggi yang bergabung dalam Program Djarum Beasiswa Plus. Kesembilan perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Riau Kepulauan, Universitas Bangka Belitung, Universitas Nusa Cendana, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Khairun Ternate, Universitas Pattimura, Universitas Negeri Papua, Universitas Cendrawasih, dan Universitas Musamus Merauke.

Dalam Temu Rektor tersebut, masukan juga diberikan Raja Bongsu Hutagalung. Pembantu Rektor 3 Universitas Sumatera Utara ini berharap agar Djarum Beasiswa Plus lebih banyak melakukan kegiatan pengenalan budaya. "Generasi muda saat ini sudah lupa pada budaya lokal. Arus informasi dan derasnya pengaruh asing membuat generasi muda lebih mengenal budaya luar dibanding budaya sendiri."

Sementara, Prof. Jozua Sabandar, MA., Ph.D., Wakil Rektor Universitas Widyatama, berharap Djarum Beasiswa Plus melakukan pembinaan berkelanjutan agar Beswan Djarum bisa membagikan ilmu yang telah mereka dapat kepada sesama teman mahasiswa maupun kepada masyarakat.

Share :