Talk show interaktif Vlog Competition Beswan Djarum 2017/2018 di Jakarta, 16 September 2018 lalu menyisakan cerita menarik. Di acara ini, para Beswan Djarum yang karyanya masuk ke dalam 10 besar mendapat kesempatan langsung menggali tips nge-vlog dari juri Kevin Hendrawan (YouTuber) dan Faisal Abdul Muhsin (praktisi industri kreatif dan alumni Beswan Djarum 2010/2011).
Para finalis yang berasal dari berbagai kampus dan mayoritas baru pertama kali nge-vlog terlihat antusias menyimak sharing experience dan tips-tips Kevin dan Faisal. Kevin menceritakan pengalaman awalnya menggeluti dunia vlogging, mengeksplorasi berbagai tema vlog, hingga akhirnya mendapat kesempatan nge-vlog bareng Presiden Joko Widodo.
“Nge-vlog adalah media mengasah berpikir kreatif dan belajar melihat satu hal dari berbagai angle,” ujar Kevin menceritakan pengalamannya. Faisal menambahkan, keunikan konten dapat dikejar dengan mendatangi tempat-tempat yang jarang diekspos, lalu mencoba menuturkannya dengan gaya berbeda. “Keunikan, sinematografi, dan pesan yang gampang diterima. Ketiganya sama-sama penting,” jelas Faisal.
Menanggapi pertanyaan teknis dari para finalis, Kevin kemudian menjelaskan, ada sedikitnya 3 hal teknis yang mesti dipikirkan. Yang pertama adalah meminimalisir guncangan. Caranya bisa menggunakan lensa wide dan memaksimalkan tripod. Kedua, audio yang jernih. Tak ada salahnya memakai mikrofon tambahan agar kualitas audio bisa lebih baik. Dan ketiga, pencahayaan yang bagus. Usahakan merekam vlog di tempat terang atau dengan pencahayaan memadai.
Kevin menambahkan bahwa cara bertutur yang runut juga diperlukan agar pesan vlog tersampaikan dengan baik. “Bikin storyline itu harus. Biar materi nggak melebar ke mana-mana. Pastikan audio narasi dan visual saling support. Jangan sampai audionya bicara A, tapi visualnya menampilkan B misalnya,” jelasnya.
Konsistensi dan pentingnya menyampaikan sesuatu yang baru menjadi tips terakhir yang diberikan Kevin. “Setiap konten harus punya nilai. Saat satu tema dan perspektifnya menurutmu unik, lakukan saja!. Konsisten berkarya, ada atau nggak ada kompetisi. Itu melatih kita jadi makin jago. Makin konsisten berkarya, makin kita paham dengan ciri karya kita sendiri,” pungkas Kevin.