Konsistensi dan Inovasi Tanpa Batas Saung Angklung Udjo

Jumat, 16 Januari 2015 | Oleh Admin
Konsistensi dan Inovasi Tanpa Batas Saung Angklung Udjo
Share :

Acara Character Building Batch 4 dimulai dengan kunjungan Beswan Djarum ke Saung Angklung Udjo. Belajar memaknai kekayaan bangsa dan kembali menjadi pelaku budaya dalam rangkaian pementasan bambu yang meriah. 

Irma Monika, Beswan Djarum IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengungkapkan kekagumannya akan keberadaan Saung Angklung Udjo yang turut menaikkan eksistensi budaya asli tanah Pasundan. Mengenalkan pada dunia bahwa Indonesia begitu kaya ragam budaya dan tak berhenti melakukan inovasi. 

"Dari presentasi yang dipaparkan mengenai Saung Angklung Udjo tadi, saya paling tertarik dengan kemunculan Grand Angklung. Ternyata Angklung itu tak hanya dapat digunakan untuk memainkan lagu tradisional tapi juga Internasional. Ini bagus bagi perkembangan seni musik ya. Kami pun diajak untuk memainkan angklung bersama-sama. Super seru", ungkap Irma. 

Grand Angklung sendiri dibuat oleh Taufik Hidayat Udjo pada tahun 1997 dan dikembangkan pada tahun 2007. Ya, Saung Angklung Udjo tak pernah berhenti memberi angin segar bagi seni budaya di Indonesia. Memadukan musik dalam berbagai karya seperti Arumba hingga pertunjukan Angklung Toel yang memudahkan para pemainnya.

Salut untuk Saung Angklung Udjo yang terus membawa kesenian Indonesia menjadi suatu hal yang memiliki nilai tinggi. Mengajak Beswan Djarum dan seluruh anak bangsa untuk tak hanya diam tapi juga memajukan bangsanya, lewat seni atau apapun itu. Konsisten untuk lakukan perubahan yang berarti. 

 
Share :