Lomba Karya Tulis Beswan Djarum 2010

Rabu, 20 Oktober 2010 | Oleh
Share :
Djarum Foundation terus berupaya untuk berperan aktif dan memberikan kontribusi terhadap upaya peningkatan pendidikan di Indonesia. Ini terbukti melalui program Djarum Beasiswa Plus yang telah berjalan lebih dari 25 tahun. Kini, program Corporate Social Responsibility (CSR) yang sebelumnya bernama Djarum Bakti Pendidikan tersebut telah menjadi salah satu program beasiswa terdepan di Indonesia.   Salah satu program yang disiapkan oleh Djarum Beasiswa Plus adalah Lomba Karya Tulis (LKT) yang diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2006. Kegiatan ini merupakan ajang untuk mengasah kemampuan kualitas berpikir kreatif dan inovatif kepada para Beswan Djarum di setiap tahun ajaran. Public Affairs Director Djarum Foundation, Suwarno M. Serad menjelaskan, LKT merupakan puncak dari pelatihan soft skill yang diberikan kepada para Beswan Djarum. Kegiatan ini merupakan ajang untuk mengasah kemampuan kualitas berpikir kreatif dan inovatif kepada para Beswan Djarum di setiap tahun ajaran. "Kami konsisten menjalankan program Djarum Beasiswa Plus dan Lomba Karya Tulis sebagai kepedulian dan kesungguhan dalam bidang pendidikan untuk berperan mencerdaskan bangsa dan mewujudkan generasi muda Indonesia yang kreatif, orisinil, dan inovatif," jelas Suwarno M. Serad Tahun ini pun Djarum Beasiswa Plus kembali menggelar LKT dengan tema 'Masa depan ke-Indonesia-an' . Setelah melalui proses seleksi di setiap regional akhirnya diperoleh 12 finalis yang berasal dari empat kantor regional Djarum Beasiswa Plus, yaitu Jakarta 3 finalis, Bandung 3 finalis, Surabaya 3 finalis dan Semarang 3 finalis. Ke 12 finalis ini merupakan Beswan Djarum terbaik dari 184 peserta yang mengikuti LKT tahun ajaran 2009/2010. Dari 12 finalis tersebut berhak untuk mengikuti LKT tingkat Nasional. LKT tingkat Nasional tahun 2010 diadakan di Jakarta, pada tanggal 14-15 Oktober 2010. Pemenang LKT Nasional 2010 adalah juara pertama Raisya Sasri dari Universitas Tanjungpura Pontianak, dengan judul karya tulis “Pemanfaatan Nanopigmen Kaolinit-Bixin sebagai Fotosensitizer Pada Sel Surya TiO2 dan Potensi Pengembangannya di Kalimantan Barat", juara kedua Reggie Surya dari Institut Pertanian Bogor, dengan judul karya tulis “Potensi Tempe Kalengan sebagai Media Promosi Pangan Khas Indonesia ke Mancanegara" dan juara ketiga Ferdinant Hidayat dari Universitas Tanjungpura Pontianak, dengan judul karya tulis "Material Komposit Bagas-Polianilina sebagai Elektroda pada Baterai Berbasis Selulosa". Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang diberikan uang tunai sebesar Rp 20 Juta untuk juara pertama, Rp 15 Juta untuk juara kedua dan Rp 10 Juta untuk juara ketiga serta piagam penghargaan untuk 12 finalis LKT Nasional 2010. Untuk dewan juri LKT 2010, terdiri dari perwakilan intelektual, praktisi, akademisi dan media ternama dengan kredibilitas dan keahlian di bidangnya masing-masing. Dewan juri LKT 2010 adalah Ketua Majelis Profesor Riset Indonesia, Prof Dr Soefjan Tsauri, M.Sc, Rektor Universitas Paramadina, Anies R. Baswedan, Ph D, dan News Director Metro TV, Suryopratomo. Prof Dr Soefjan Tsauri yang juga bertindak sebagai ketua dewan juri menjelaskan, lomba ini memang merupakan sebuah langkah sederhana yang dapat dilakukan. Namun ia berharap hasil yang didapat dari kegiatan semacam ini dapat memberikan dampak yang besar, yaitu generasi muda yang mampu memberikan gagasan orisinil dan inovatif untuk membangun bangsa. Ia pun mengaku kagum dengan karya para Beswan Djarum, khususnya para finalis. Karena mereka dapat melihat potensi yang ada di sekitar dan menjadikannya sebagai keunggulan untuk memajukan bangsa Indonesia. Kontribusi Djarum Beasiswa Plus dalam upaya peningkatan pendidikan akan terus dikembangkan demi memajukan generasi Indonesia yang lebih baik.
Share :