Seminar Learn From The Experts Beswan Djarum yang menghadirkan penulis blog dan buku terkenal Raditya Dika di Universitas Tanjung Pura, Pontianak, mendapat sambutan antusias dari ratusan mahasiswa dari beberapa kampus di Pontianak. Antrian mahasiswa sudah terlihat sejak pukul 13.00 didepan pintu masuk Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat Lantai 3 Universitas Tanjung Pura tempat berlangsungnya acara. Mereka terlihat begitu semangat ingin mengikuti seminar yang digelar Beswan Djarum Pontianak ini.
Acara seminar yang mengambil tema Creative Writer With Raditya Dika ini dimulai pukul 14.00 waktu setempat dan dibuka oleh Rektor Universitas Tanjung Pura Bapak Prof.Dr.Thamrin Usman. Dalam sambutannya Bapak Thamrin menyambut baik digelarnya seminar ini dan berharap semakin banyak mahasiswa yang kreatif lahir dari acara-acara seminar seperti Learn From The Experts. Pada kesempatan tersebut pihak dari Djarum yang diwakili oleh Marketing Services Officer PT Djarum Regional Jakarta Bapak Leonardus Saptopranolo juga menyerahkan plakat kepada pihak Rektor Universitas Tanjung Pura.
Acara kemudian dilanjutkan dengan menghadirkan Raditya Dika sebagai pembicara. Sambutan meriah pun diberikan dari seluruh peserta seminar begitu Raditya Dika naik ke atas mimbar. Raditya yang memang terkenal sebagai penulis cerita komedi, langsung menyapa hadirin yang hadir dengan lelucon-lelucon komedi dan memancing peserta seminar tertawa dan memberikan tepuk tangan meriah kepada penulis buku Kambing Jantan ini. "Pasti yang belum pernah liat gua, langsung kaget ya karena gua ternyata pendek " katanya sambil tertawa.
Dalam materinya, Raditya menjelaskan mengenai menulis komedi yang baik itu tidak mesti lucu tapi bagaimana cara kita untuk memberikan persepsi yang unik. Radit mencontohkan misalnya kejadian sehari-hari bisa dijadikan inspirasi untuk menulis dan tinggal bagaimana kita sebagai penulis memberikan persepsi yang unik yang menurut kita ini bisa memancing ketawa orang yang membacanya. "Misalnya lu nonton iklan di televisi, nah itu bisa dijadikan ide untuk menulis, komentarin aja iklannya yang menurut lu norak dan engga banget tapi tetap menurut persepsi lu sendiri" kata Radit yang disambut dengan applause meriah dari peserta seminar.
Radit juga menceritakan bagaimana caranya mencari persepsi yang unik itu melalui tiga langkah yakni dari kegelisahan yang kalian rasakan kemudian dilanjutkan dengan observasi dan terakhir kalian berikan imaginasi mengenai kegelisahan itu. "Sekarang misalnya lu gelisah dengan film-film horor yang ada di Indonnesia, terus coba observasi apa saja film horor yang buat lu gelisah dan kenapa lu gelisah dengan film horor dan terakhir lu imaginasikan kegelisahan itu kedalam tulisan yang penuh imaginasi termasuk hal-hal lucu yang lu pikirkan" kata pria berkacamata ini.
{pic5:right}Selesai memberikan materi, seminar dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini terlihat hampir semua peserta mengacungkan tangan ingin bertanya kepada Raditya Dika. Beragam pertanyaan dilontarkan peserta kepada Raditya Dika. Seperti misalnya salah satu peserta bernama Ratnasari yang bertanya mengenai bagaimana caranya untuk memulai menulis agar idea tau konsep itu tidak tersimpan didalam pikiran saja. Raditya pun menanggapi berbagai pertanyaan itu dengan candaan-candaan lucu yang lagi-lagi memancing para peserta tertawa mendengarkan jawaban yang keluar dari pria yang pernah kuliah di Australia ini.
Dalam acara ini, panitia Beswan Djarum juga menggelar personal Workshop yang menghadirkan tiga peserta yang disuruh membuat tulisan dalam waktu 10 menit dan tulisan tersebut dipresentasikan di depan Raditya Dika. Keluar sebagai pemenang adalah Cyntia yang tulisannya menceritakan tentang pengalamannya sebagai penyiar radio. Diakhir acara Raditya menyampaikan pesan buat para peserta yang tertarik untuk menulis untuk membuat tulisan yang mewakili diri sendiri dan jangan pernah ikut-ikutan tulisan orang lain. Radit juga melihat acara seminar ini sebagai wadah yang bagus buat mahasiswa yang tertarik untuk menulis buat belajar mengenai bagaimana menjadi penulis yang kreatif. "Acara seminar ini seru banget ya dan sambutannya antusias. Semoga semakin banyak ide-ide yang bisa diambil untuk belajar menulis komedi dari seminar ini." Kata Raditya. [tauhid/Redaksi]