Marthen Sumual, Sahabat Seluruh Peserta RTC Medan

Rabu, 6 Juni 2012 | Oleh
Share :

Menjadi pribadi yang memiliki brand positif memang tidaklah mudah, bahkan banyak orang yang tidak tahu apa dan bagaimana karakter dalam dirinya yang berpotensi menjadi "selling point". Namun itu semua tidak akan sesulit yang dibayangkan ketika kita mau belajar dan melakukan eksplorasi diri. Itulah yang ditransfer oleh pemateri RTC Personal Branding, Marthen Sumual kepada seluruh peserta, Pria yang memulai karir tahun 2002 di bidang jasa training and corporate development tersebut mengakui, bahwa berinteraksi dengan mahasiswa merupakan hal yang sangat menarik namun menantang. Ketika menjadi pemateri RTC Personal Branding, Marthen mengaku menerapkan many ways communication.

"Metode yang kami pakai harus melibatkan semua peserta, saya memang menekankan pada diri saya kalau skill dan knowledge saya lebih besar dari peserta namun setiap peserta punya potensi yang luar biasa, bukan sebagai zero skill and zero knowledge. Mahasiswa itu baik diajak untuk berdiskusi sebagai teman" ujarnya. Hal tersebut ternyata diakui oleh peserta RTC Personal Branding di kampus USU. "Pak Marthen itu beda sama pemateri di seminar-seminar lain, ia memposisikan dirinya sebagai seorang teman. Kita merasa tidak ada benteng ketika berdiskusi dengan beliau, dia jadi kayak sahabat semua peserta" ujar Anisa Febrina, mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP USU angkatan 2010. Senada dengan Anisa, komentar yang sama juga dilontarkan oleh mahasiswi Fakultas Hukum angkatan 2010 Universitas Sumatera Utara, Febrina Sumardy. Ia mengaku terkesan dengan seminar yang yang berlangsung dari pukul delapan pagi hingga enam sore tersebut. "Kalau di seminar-seminar lain kan setelah ada paparan dari pemateri, peserta diberi kesempatan untuk bertanya, tapi di sini kita gak cuman bertanya, tapi berdiskusi dan mengeksplore diri lewat arahan Pak Marthen yang friendly," katanya. Sebagai seorang motivator, Marthen berpesan kepada kaum intelektual muda termasuk para Beswan Djarum  agar terus berusaha menjadi orang sukses namun kesuksesan tersebut harus berdampak dan bermanfaat bagi orang lain. "Jadilah orang sukses yang bermanfaat bagi banyak orang dan tetap bersyukur kepada Tuhan," pungkasnya.(Irwan/Redaksi)

Share :