Medan dan Palembang, Awali Djarum Bakti Pendidikan - Road to Campus

Rabu, 1 Juli 2009 | Oleh
Share :

Medan dan Palembang menjadi kota yang mengawali rangkaian program Djarum Bakti Pendidikan - Road to Campus (RTC). Road to Campus 2009 mengambil topik workshop/seminar entrepreneurship. Surabaya, Bandung, Malang, Semarang dan Yogyakarta adalah kota berikutnya yang akan menyusul setelah Medan dan Palembang  ------------------------------------------------ Road to Campus di Medan (Universitas Sumetra Utara, 19 dan 20 Juni 2009) dan Palembang (Universitas Sriwijaya, 26 dan 27 Juni 2009) Palembang dibuka dengan pemaparan Corporate Social Responsibilty (CSR) PT. Djarum kepada peserta. Pengenalan ini dikemas dengan menampilkan slide-slide tentang Program CSR PT. Djarum yang menjelaskan apa dan bagaimana CSR di Djarum yang meliputi Djarum Bakti Olahraga, Djarum Bakti Lingkungan dan Djarum Bakti Pendidikan.  Dalam RTC Medan dan Palembang tampil sebagai pembicara adalah Bapak Budhi Hendarto. Sosok yang pernah pernah drop out semasa kuliah dan sukses meniti karir di jalur entrepreneurship ini menyampaikan bahwa kegiatan 2 hari ini bukanlah penyampaian materi seperti di perkuliahan, namun lebih ke format learning by doing. Praktek berjualan berupa paket pasta gigi, sabun dan air mineral untuk dijual oleh peserta adalah salah satunya.  Di hari kedua, Fasilitator memulai acara dengan penyampaian materi ringan di awal. Berjudul “Hari Gene Masih Mau Jadi Karyawan”, fasilitator berusaha membuka wacana baru tentang kelebihan berwirausaha dibanding bekerja sebagai karyawan. Materi dilanjutkan dengan pengenalan tipe-tipe kepribadian dan temperamen manusia. Peserta juga dibagikan lembaran kuesioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui karakter tiap peserta. Pada hari kedua juga diisi dengan materi teknik negosiasi yang kemudian langsung dipraktekkan oleh peserta lewat games, dimana terdapat penjual dan pembeli yang bernegosiasi dan seorang pengamat yang bertugas mengamati jalannya negosiasi tersebut.  Seminar Entrepreneurship ini tergolong sukses, mengingat saat itu merupakan masa liburan. Di Universitas Sumatera Utara peserta mencapai 78 peserta, dan antusiasme dari para peserta yang hadir di hari pertama dan hari kedua yang tidak berkurang, bahkan masih tetap ada yang ingin mendaftar untuk mengikuti acara hari kedua walaupun tidak mengikuti acara pada hari pertama. Acara ini mendapat respon yang baik dari peserta. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disusun. Peserta juga terkesan akan metode penyampaian materi yang dilakukan fasilitator yang two-way communication. Dari angket yang dibagikan pada peserta, mereka menyarankan agar kegiatan ini dilaksanakan secara periodik, yang menggambarkan entrepreneurship sedikit demi sedikit telah menjadi bagian dari jiwa muda kota Medan dan Palembang.

Bapak Lounardus Saptopranolo mewakili PT.Djarum. Beliau menyampaikan bahwa akhir acara ini adalah awal bagi peserta untuk menjejakkan kaki mereka di dunia entrepreneurship. Acara pun berakhir dan para peserta meninggalkan ruangan satu persatu dengan bekal harapan dan motivasi bahwa mereka dapat membangun suatu usaha sehingga nantinya dapat menjadi pengusaha yang sukses. Semangat, kekompakan dan kebersamaan para Beswan Djarum dalam merencanakan dan mengorganisir acara berjalan dengan optimal  dan menjadi suatu pembelajaran dan pengalaman yang sangat berkesan. Keberhasilan program ini tidak dilihat dari suksesnya acara saja, namun patut dilihat perkembangan entrepreneurship di kota Medan dan Palembang, terutama perkembangan para peserta setelah mengikuti seminar ini. Acara ini secara otomatis akan memotivasi Beswan Djarum untuk  terus berkarya dan berkreasi dalam kegiatan selanjutnya.

Beswan Djarum Medan dan Palembang  

Share :