Pemimpin hebat tahu akan kemampuan seseorang. Karenanya, ia pasti akan memaksa orang lain untuk mengeluarkan kemampuan lebih dari yang terlihat. Paksaan yang diberikan oleh pemimpin adalah paksaan dalam arti positif. Alasannya, pemimpin tersebut ingin menjadikan orang lain lebih baik. Norma, salah satu Beswan Djarum dalam sesi motivasi yang dibawakan oleh James Gwee sudah merasakan paksaan tersebut. James terus memaksa Norma untuk melompat lebih tinggi demi menyentuh sebuah titik. Bahkan James meminta Norma untuk menggapai ujung backdrop yang tingginya sekitar 3 meter. “Saya tahu kemampuan Norma tak cuma menyentuh titik setinggi 2 meter. Saya tahu ia mampu mencapai titik yang lebih tinggi dari 3 meter, malah bisa lebih dari 10 meter. Di situ saya memaksa kemampuan Norma,” jelas James Gwee. Paksaan ini diberikan karena pemimpin selalu yakin kalau ada hal yang lebih baik dibanding apa yang sudah dicapai saat ini, baik bagi dirinya maupun orang di bawahnya. James menyebutnya, we can go better. Alasan lain dari paksaan tersebut adalah pemimpin tak suka dengan prestasi yang biasa saja. Pemimpin ingin prestasi yang luar biasa, termasuk dari orang yang di bawahnya. “Meski orang di bawahnya sudah terlihat ngos-ngosan, pasti dipaksa terus oleh pemimpinnya. Hingga orang tersebut memberikan prestasi yang luar biasa,” ucap James. Tapi, lanjut James, paksaan tersebut tak asal diberikan. Seorang pemimpin tahu mengenai kemampuan orang lain lebih baik daripada orang tersebut mengetahui dirinya sendiri. Pemimpin bisa mengetahui kalau seseorang punya kemampuan lebih dari yang terlihat. Hal ini juga yang membuat seorang pemimpin tak populer, bahkan kadang kala dibenci. “Tapi pada akhirnya orang yang dipaksa tersebut akan berterimakasih setelah melihat hasil yang sudah dicapai. Mereka akan berpikir, ‘ternyata saya bisa melakukan ini’,” imbuh James.