Memberi Instruksi yang Jelas Ternyata Tidak Mudah

Selasa, 12 Februari 2013 | Oleh
Share :
Nama permainan ini adalah Blind Man Walking. Anggota kelompok akan dibagi berpasang-pasangan. Setiap pasang akan ada yang bertugas memberi instruksi, sementara yang lain ditutup mata dan menuruti instruksi yang diberikan melewati halang rintang yang disiapkan. "Kelihatannya mudah, tapi ternyata mengatur orang agar sesuai dengan yang kita inginkan ternyata tidak mudah," ungkap Muhammad Mufrichin Putra, mahasiswa Universitas Negeri Malang. Dalam Character Building batch 3, Richi (begitu dia akrab disapa) merupakan salah satu anggota kelompok 1. Diakui Richi, dalam permainan ini, hanya dua orang dari kelompoknya yang berhasil menyelesaikan permainan. Pengalaman serupa juga dialami Muhammad Fajar Satria. Beswan Djarum asal Institut Teknologi Bandung ini mengaku kesulitan dalam memberikan instruksi kepada teman yang ditutup mata. "Seharusnya ada persamaan persepsi dulu sebelum memulai permainan. Serong dikit itu seberapa, nunduk itu seberapa, dan sebagainya," ungkap mahasiswa Teknik Kimia ini. Hal lain yang juga dirasakan oleh kedua Beswan Djarum ini adalah memberi instruksi lebih sulit daripada menerima instruksi. "Yang kita pengen berbeda dengan yang ditangkap sama teman," tutup Fajar.
Share :