Menguji Kemampuan Menyampaikan Pesan

Selasa, 19 Februari 2013 | Oleh
Share :
Permainan ini terlihat sangat mudah. Sama sekali tidak memerlukan nyali, membuat deg-degan, atau keringat dingin mengucur. Di satu sisi lapangan, dua orang memberi tahu bentuk bangunan yang sudah disiapkan agar dua orang yang berada di sisi lain lapangan dapat membuat bentuk bangunan yang sama. Sementara, anggota tim yang lain berderet sepanjang lapangan, menyampaikan pesan secara berantai. Namun, di situlah letak kesulitan permainan ini. Menyampaikan pesan ternyata tidak mudah. Seperti yang diakui Wawan Kristianto. Anggota kelompok 2 ini mengaku kesulitan menjalankan misi dalam permainan Construction Game. "Susah banget. Pesan yang disampaikan bisa berbeda ketika diterima di tim yang membentuk bangunan," ungkap mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini. Di awal permainan, Wawan mengaku timnya sempat mengatur strategi. Mereka memilih teman yang berkuliah di jurusan arsitektur untuk menjadi tim yang menerima pesan. Tapi ternyata, cara itupun tidak berhasil. "Masalahnya informasi yang diberikan hanya satu arah. Jadi, kita tidak bisa tahu perkembangan di tim yang menerima pesan. Baru tahu pas di akhir, ternyata bentuknya beda banget," lanjutnya. Akhirnya, sampai waktu permainan selesai, tim ini pun tidak berhasil menyelesaikan misi yang diberikan. Jadi, jangan pernah menganggap enteng permainan ya. Setiap permainan memiliki kesulitan dan tantangan masing-masing.
Share :