Menyatukan Ide Lewat Presentasi

Senin, 25 Maret 2013 | Oleh
Share :

Banyak kepala, banyak ide. Hal tersebut bisa berdampak bagus, bisa juga menjadi bumerang. Setelah menerima materi soft skill tentang visi dan komunikasi, para Beswan Djarum ditantang untuk menyatukan ide dalam sesi Communicate Your Vision. 

Simak saja penuturan Gempa Nugraha dari Universitas Islam Nusantara. Ia dan kelompoknya terus menggodok berbagai macam gagasan yang muncul dari setiap anggota kelompok. 

 

Misalnya, ketika sudah merasa cocok dengan sebuah ide, tiba-tiba muncul ide lain yang tak kalah menarik. Dari situ para Beswan Djarum kemudian menggabungkan atau memilih ide mana yang lebih menarik untuk dipresentasikan.

“Awalnya kami ingin membawakan ide A. Tiba-tiba ada ide B. Lalu kami coba menggabungkannya. Dirasa kurang cocok, maka kami harus memilih. Yang jelas penuh perhitungan,” ungkap Gempa.

Para Beswan Djarum harus cepat memutuskan. Waktu mereka terbatas untuk mendiskusikan materi presentasi. Sehingga urusan ide harus segera diselesaikan untuk memulai tahap selanjutnya.

Pada sesi ini, mereka belajar mengaplikasikan materi Leadership Development yang telah diterima, seperti emotional intelligence, vision dan communication. Mulai dari mengontrol diri saat ide mereka tidak diterima, hingga belajar memahami orang lain saat proses penyatuan gagasan dilakukan untuk menentukan visi bersama. Kemudian mereka harus menyusun strategi untuk mencapai visi tersebut agar mudah dikomunikasikan sehingga dapat diterima dengan baik oleh audiens.

“Menyatukan ide bersama itu gampang-gampang susah. Apalagi semua materi presentasi harus sudah selesai dalam waktu beberapa jam. Tapi saya belajar banyak dari persiapan presentasi ini,” ujar Gempa.

Share :