Ada satu pemandangan unik ketika seluruh permainan berakhir. Beswan Djarum rela antre untuk mendapat giliran di kamar mandi yang ada di Zone 235, Cikole, Lembang, Bandung. Keterbatasan kamar mandi membuat Beswan Djarum sabar berbaris menunggu rekan-rekannya mandi.
"Meskipun kedinginan, baju kotor kena lumpur, terus kaki becek-becekan, kita semangat untuk mandi. Ya antre-antre dikit enggak apa-apa yang penting badan bisa bersih kembali,"begitulah ungkap Rizka Khaerani, Beswan Djarum dari Universitas Airlangga yang rela antre di depan kamar mandi putri bersama rekan-rekan Beswan Djarum putri lainnya.
Belajar untuk sabar dan toleransi, itulah ungkapkan Rika Santika Beswan Djarum dari IAIN Sunan Ampel Surabaya tentang pengalamannya antre kamar mandi. Dia rela berdiri di depan kamar mandi menunggu temannya selesai mandi meskipun kondisi badannya kedinginan. "Kita harus sabar menunggu giliran begitu juga dengan teman kita yang datang belakangan harus rela menunggu kita mandi," ungkapnya.
Berbeda dengan dua rekannya, Tony , Beswan Djarum dari Universitas Sumatera Utara justru lebih dulu berjalan ke kamar mandi agar tidak mengantre. "Tadi begitu selesai, saya langsung lari ke kamar mandi dan langsung mandi jadi tidak mengantre," ungkap mahasiswa Jurusan Hukum ini.