Pengalaman Pertama Belajar Angklung

Jumat, 7 Desember 2012 | Oleh
Share :
Berkunjung ke salah satu pusat kebudayaan Sunda tidak lengkap jika hanya menonton pertunjukkan yang disajikan. Setelah menyaksikan berbagai seni pertunjukkan khas Sunda, Beswan Djarum pun berkesempatan mempelajari salah alat musik tradisional asal tanah Pasundan, angklung. Satu per satu angklung dibagikan kepada Beswan Djarum. Di bawah arahan Shella Yosepha Permata Putri dan Dewi Atmadja, Beswan Djarum belajar memainkan alat musik yang terbuat dari bambu ini. Tidak butuh waktu lama bagi Beswan Djarum untuk bisa mempelajari alat musik ini. Dalam beberapa menit, mereka telah mampu mengikuti instruksi yang diberikan dua mojang cantik ini. Beberapa lagu pun dimainkan dengan menggunakan angklung, mulai dari lagu populer (seperti "Ambilkan Bulan Bu") hingga hymne Beswan Djarum. "Awalnya sulit. Tapi setelah mengikuti instruksi, ternyata saya bisa," ungkap Yeni Noviarti, Beswan Djarum asal Universitas Riau Kepulauan. Diakui Yeni, ini merupakan kesempatan pertamanya memainkan angklung. "Fantastis. Ini pengalaman yang tidak akan terlupakan." Pengalaman pertama memainkan angklung pun dialami Arpin Unggul Mahendra. Arpin yang mengaku tak pernah punya pengalaman memainkan alat musik ini terlihat sangat menikmati acara malam itu. Tidak jarang dia ikut bergoyang bersama Beswan Djarum lainnya. "Saya kira enggak akan seseru Nation Building kemarin, karena dibagi-bagi. Tapi ternyata rasa kebersamaannya sangat terasa," ungkap mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro yang mengaku akan menyimpan baik-baik angklung yang diterimanya di Saung Angklung Udjo.
Share :