Dalam DTL yang digelar Djarum Foundation setiap Beswan Djarum berkesempatan untuk merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang leader. Tidak hanya itu dalam kesempatan tersebut secara otomatis setiap Beswan Djarum yang mendapatkan kesempatan tersebut bebas mengekspresikan pemikiran dan ide mereka dalam menyelesaikan setiap tantangan yang ada dalam soal pelatihan DTL.
Salah satu materi yang ada dalam DTL berupa prioritas evakuasi yang akan diberikan bagi korban bencana dengan pertimbangan bantuan kepada siapa pertolongan harus diberikan terlebih dahulu. "Saya senang bisa merasakan simulasi kepemimpinan dalam DTL, karena ini merupakan kesempatan langka dan ilmu yang sangat mahal, tidak setiap orang bisa memperoleh pelatihan DTL", ujar mahasiswa UMS, Surakarta tersebut.
Kemudian tak hanya itu, kesempatan yang diperolehnya pun mengharuskan Heri untuk berpikir kritis dan bermanuver menentukan sikap dan pemikiran. "Saya lebih mengutamakan musyawarah, inilah yang pertama kali terpikirkan saat teman-teman Beswan Djarum menunjuk saya menjadi leader dalam materi ini". Kemudian ia juga menganalisa setiap soal, seperti prioritas bantuan korban bencana diurutkan berdasarkan kondisi fisik para korban. "Wanita harus diselamatkan lebih dulu, dan kemudian berujung pada orang-orang yang memiliki fisik kuat", demikian ujarnya.[nus]