Hari kedua pelaksanaan Dare To Be A Leader And Debate di kota Batu (19/5) di hotel Royal Orchid Garden, Malang diawali dengan proses perkenalan. Seperti yang sudah dilakukan pada batch-batch sebelumnya, namun kali ini ada beberapa pendapat unik yang mendukung sejalannya pandangan kebersamaan dalam DTL.
Sintia Utami. A, Beswan Djarum Regional Bandung menyatakan, "Prosesi perkenalan pada DTL memang unik karena tidak hanya memperkenalkan diri saja kepada Beswan Djarum lainnya, tetapi pada akhirnya kita juga dikomandoi oleh seorang leader yang akan membawa perkenalan pribadi menjadi goal atau tujuan kelompok".
Kontrol dari seorang leader memang sangat diperlukan, hal ini tidak hanya berdasar pada tujuan atau target yang ingin dicapai. Tapi juga dalam sebuah perkenalan kelompok pun diperlukan sebuah arahan dari seorang leader akan apa yang disampaikan pun sejalan dengan tujuan kelompok.
Lain halnya dengan Finda Fathiana yang juga datang dari Regional Bandung. Finda memandang, "Perkenalan semacam ini jelas sangat dibutuhkan dalam sebuah kelompok kerja. Pasalnya seorang leader tidak hanya mengenal seorang anggotanya saja, tetapi harus merangkul seluruh anggotanya. Nah, dengan cara demikianlah maka sebuah komunikasi akan terjalin efektif antara leader dan anggotanya", ujar mahasiswi Teknik Industri Universitas Widyatama ini.[nus]