Djarum Foundation masih mencari bibit-bibit unggul yang berhak menerima Djarum Beasiswa Plus. Recruitment untuk Beswan Djarum 2011/2012 pada Senin (2/10) kali ini diadakan di kota Medan. Para peserta sudah mulai memasuki ruangan sejak pukul 8 pagi. Setelah mereka semua berkumpul dan tanpa membuang waktu lama, panitia mulai membuka dengan dibacakannya urutan nomor peserta calon Beswan Djarum kali ini.
Setelah Bapak Sapto selesai membacakan urutan nomor peserta calon Beswan Djarum yang berpartisipasi, dilanjutkan dengan pemberitahuan peraturan dan cara pengerjaan soal yang diterangkan oleh Ibu Nia. Serangkaian tes dilakukan, mulai dari Tes Potensi Akademik (TPA) hingga nanti saatnya interview masing-masing individu dari calon Beswan Djarum. Semua berjumlah 5 tes dengan masing-masing penilaian tersediri. Pada Tes Potensial Akademik, masing-masing peserta diberikan waktu untuk menjawab soal dan jika jawabannya salah, maka peserta diberikan nilai 0 (bukan sistem minus).
Calon Beswan Djarum yang hari ini hadir dalam seleksi hari pertama berjumlah 66 orang dari 67 peserta. Mereka terlihat serius dan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan berbagai soal dan pertanyaan yang sudah dipersiapkan oleh tim panitia Djarum Beasiswa Plus. Terlihat para calon Beswan Djarum yang mengikuti seleksi hari ini begitu bersemangat dan antusiasnya cukup tinggi dari tahun ke tahun. Seperti yang sempat diberitahukan oleh Bapak Sugeng sebagai pembina Beswan Djarum untuk Regional Medan, bahwa pada tahun ini peserta Recruitment mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Dalam seleksi penerimaan calon Beswan Djarum 2011/2012 kali ini, tentu sudah ditetapkan kriteria dan hal-hal yang menunjang yang diharapkan ada dalam diri masig-masing calon Beswan Djarum. Dari tes tertulis (Tes Potensi Akademik/TPA) dan psikotes yang diadakan hari ini, menurut Bapak Sapto sebagai panitia seleksi calon Beswan Djarum yang bertugas di Medan, "Di sini tidak ada target untuk membatasi jumlah peserta yang lolos. Namun, dengan skoring. Siapa yang melewati skor minimal 90 untuk TPA, dia akan masuk ke tahap selanjutnya." (Astrid/Redaksi)