Untuk terpilih menjadi Beswan Djarum 2011/2012, para peserta seleksi open recruitment Beswan Djarum harus mengikuti serangkaian test, salah satunya adalah tes awal berupa psikotest dan menulis essay. Dalam psikotest ini seluruh peserta yang berjumlah 92 orang akan mengikuti dua jenis test yakni tes kemampuan akademik dan juga tes kepribadian. Selain itu, mereka juga harus menulis essay tentang aku dan Indonesiaku yakni tulisan berupa buah pikiran mereka tentang Indonesia dilihat dari perspektif mereka sebagai mahasiswa.
Menurut HRD Dept PT Djarum, Yudha Ardiwinata, seluruh peserta seleksi akan mengikuti psikotest yang meliputi beberapa test sebagai seleksi awal. "Dari hasil test ini nantinya akan ada peserta yang gugur dan kita memilih 40 peserta yang berhak mengikuti test selanjutnya yakni tahapan interview oleh HRD PT Djarum ditemani teman-teman alumni Beswan Djarum",ungkap Yudha.
Para peserta pun terlihat serius mengerjakan setiap soal yang ada dalam psikotest ini. Mereka membaca soal demi soal yang ada dalam test tersebut agar tidak salah menjawab karena test ini akan menentukan apakah mereka akan melaju ke tahapan selanjutnya atau gugur dan mengubur harapan mereka untuk menjadi Beswan Djarum Makassar. Salah satu peserta dari UMI, Athira, Mengungkapkan, kalau soal-soal dalam psikotest ini lumayan sulit dan membuatnya membaca berkali-kali sebelum menjawabnya. "Saya sudah belajar dirumah dan meminta doa dari orang tua agar dimudahkan dalam mengerjakan soal-soal psikotest ini" ,ungkap Mahasiswi Jurusan Ekonomi Akutansi ini.
Setelah selesai psikotest, seluruh peserta dipersilahkan menunggu pengumuman siapa saja yang lolos ke tahapan selanjutnya. Wajah mereka terlihat cemas menunggu hasil pengumuman ini dan akhirnya tidak beberapa lama, panitia mengumumkan 40 nama peserta yang lolos. Ada wajah-wajah gembira karena berhasil lolos namun ada juga wajah-wajah yang kecewa karena mereka gugur dan harus mengubur impian untuk menjadi Beswan Djarum. Salah satu peserta bernama Idrus yang kecewa karena tidak lolos seleksi mengungkapkan kekecewaannya."Saya sedikit kecewa karena tidak lolos ke tahapan selanjutnya, mungkin karena persiapan saya kurang matang dalam menghadapi seleksi ini" ,ungkap mahasiswa Unhas ini. (Tauhid/redaksi)