"Dragon Ball" Latih Leadership Qualities

Selasa, 10 April 2012 | Oleh
Share :
Ternyata ada banyak cara untuk melatih leadership qualities dan skill komunikasi kita walaupun tetap dalam kondisi fun. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh 61 Beswan Djarum peserta Leadership Development, Batch 1, di Hotel Singgasana, Surabaya. Di sela-sela pembekalan materi dari trainer Abraham atau yang akrab disapa Mas Abe, para Beswan Djarum diajak memainkan  Dragon Ball, yaitu permainan memindahkan kelereng melalui pipa ke dalam sebuah ember. Dalam permainan ini, setiap kelompok berusaha untuk secepat mungkin memindahkan kelereng dari ember menggunakan potongan pipa dan menjaga agar kelereng tersebut tidak jatuh ke bawah. Kerjasama yang baik antaranggota kelompok sangat dibutuhkan. Tidak jarang Beswan Djarum berteriak kesal jika harus mengulang kembali dari awal karena kelereng yang jatuh. "Wah seru banget permainannya karena kita mesti bekerjasama memindahkan kelereng tersebut ke dalam ember. Untungnya komunikasi antaranggota kelompok berjalan baik. Selain itu, kita juga jadi nggak ngantuk dan semangat lagi mengikuti materi sehabis memainkan Dragon Ball ini," ungkap Ove, Beswan Djarum dari Universitas Brawijaya Malang. Seusai permainan, Mas Abe meminta tanggapan para Beswan Djarum dari permainan ini. Beswan Djarum dari berbagai kelompok pun memberikan komentar yang beragam. Seperti yang diungkapkan Yusuf, salah satu Beswan Djarum dari Universitas Islam Bandung. Dia mengatakan kalau permainan ini sangat sulit jika tidak dibantu oleh seorang yang bisa menjadi leader untuk mengarahkan kami semua. "Tadi kelompok kami diarahkan oleh Penny yang mengatur agar pipa yang kita bawa jangan sampai terputus. Selain itu komunikasi antar anggota kelompok juga sangat penting agar ritme tim tetap terjaga," ungkap Yusuf. Selain Komunikasi, faktor ketenangan juga sangat menentukan dalam permainan ini. Seperti yang diungkapkan Arif, Beswan Djarum asal Universitas Diponegoro. "Kami tadi awalnya sangat tergesa-gesa untuk membuat kelereng itu masuk ke ember, namun setelah terlihat kurang efektif, kita mencoba saling komunikasi dan lebih tenang agar kerjasamanya bisa lebih baik". (Tauhid / Redaksi)
Share :