Road To Campus Malang, Semangat Peserta yang Klop dengan Semangat Panitia

Selasa, 21 Juli 2009 | Oleh
Share :

Road To Campus (RTC) kini menyambangi kota Malang di Kampus Universitas Muhammmadiyah Malang (17-18 Juli 2009). Sebanyak 122 Mahasiswa terpilih mewakili kampus mereka masing-masing yakni, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang,  Universitas Merdeka Malang (Unmer) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Komponen peserta tersebut terdiri dari utusan lembaga intra, mahasiswa/mahasiswi angkatan 2007 dan para calon Beswan Djarum yang tidak lulus seleksi tahun lalu.

Bertempat di Aula BAU UMM workshop dengan tema “Who Wants To Be An Enterprenuer” secara resmi dibuka oleh Pembantu Rektor III UMM, Drs. Joko Widodo M.Si. Pihak UMM sendiri menyambut baik akan acara yang dimotori Djarum Bakti Pendidikan ini berharap semoga perusahaan yang lainnya pun turut memberikan perhatian terhadap nasib pendidikan di Indonesia.

Selaku pemateri Budhi Hendarto memaparkan bahwa dalam enterprenuer tidak memandang sudut usia seseorang melainkan siapa yang lebih dahulu menekuni dunia bisnis maka dia-lah yang dianggap lebih berpengalaman.  Dinginnya Kota Malang tidak membuat semangat para peserta luntur. Hal itu terbukti pada hari pertama peserta ditugaskan untuk menjualkan sebuah produk makanan kepada mahasiswa di sekitar kampus UMM. Lalu pada hari kedua seluruh peserta dituntut melakukan teknik negosiasi (negotiation technique) yang biasa terjadi dalam dunia enterprenuer. Semua peserta melakukannya dengan santai namun tetap fokus. Kinerja panitia pada RTC ini patut diacungi jempol. Karena sebagian panitia ada yang mengikuti kegiatan pemotretan untuk keperluan Beasiswa Djarum, otomatis yang lain mesti bekerja ekstra keras. Contohnya, seksi Acara turut serta membantu seksi dokumentasi dan konsumsi. Semangat gotong royong yang dimiliki kepanitian kala itu  semakin mempercantik  nuansa RTC . Malam harinya setelah makan malam, acara dilanjutkan dengan renungan. Sewaktu renungan berlangsung ruangan menjadi gelap gulita. Tak lama berselang Pak Budhi Hendarto menyampaikkan renungannya, terdengar beberapa isak  tangisan  dari peserta bahkan tidak sedikit yang berteriak histeris. Ada yang meneriakkan nama orang tua, orang yang pernah menyakiti mereka,  orang yang pernah mereka sakiti dan lain sebagainya.  Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dasar atau setidaknya memberi inspirasi yang kuat bagi para peserta untuk berani menciptakan bisnis sendiri/berwirausaha. Meski menumbuhkan mental wirausahaan adalah kerja panjang, paling tidak pelatihan ini menjadi bagian dari perjalanan mewujudkan wirausaha Multi Rahmah. Beswan Djarum Malang

Share :