Banyaknya ide presentasi yang mengandalkan bantuan pemerintah agar bisa diwujudkan membuat Dr. Sonia Wibisono gerah. Menurutnya, para mahasiswa seharusnya memikirkan cara lain agar ide mereka bisa diwujudkan.
Pernyataan tersebut bukan berarti Sonia anti pemerintah. Tapi ia menyadari kalau jalur pemerintah itu sulit dan butuh waktu sampai bisa diwujudkan. “Urusan yang ditangani pemerintah kita sudah terlalu banyak. Mari kita ringankan pekerjaan pemerintah. Kita harus punya cara lain untuk mewujudkan ide, misalnya dengan menggandeng pihak swasta,” ujar Sonia dalam Final Nasional Writing Competition 2013 yang berlangsung tanggal 3-4 Oktober 2013 di Hotel Peninsula. Bahkan Theodorus Radja Ludji, juara Writing Competition 2013, juga terkena sentilan Sonia. Ucapan Theodorus tentang bantuan dari pemerintah dipertanyakan oleh Sonia. Padahal Theodorus membawakan judul “Membangun Jiwa Kewirausahaan Anak Indonesia Melalui Permainan Ular Tangga Kreatif Berkonsep Bisnis Nyata : “ From Nothing To A Business Magnate” yang konsepnya mengajarkan wirausaha sejak anak. “Masa mengajarkan wirausaha tapi mengandalkan pemerintah? Bagaimana kalau bantuan pemerintah tak segera datang? Lalu kapan majunya?” tanya Sonia. Ide-ide kreatif terkait kepentingan sosial juga dikritisi. Menurut Sonia, tak ada salahnya untuk bekerjasama dengan pihak non pemerintah apalagi menyangkut kepentingan sosial. Secara tak langsung Sonia mengajak para peserta agar bisa mandiri. Agar para peserta tak hanya konsep memikirkan tapi juga memikirkan cara mewujudkan dengan cepat dan realistis. “Sayang kan kalau ide bagus tapi tertunda lama karena harus menunggu bantuan pemerintah. Lebih baik kita cari jalan sendiri,” imbuh Sonia.