Selalu Terapkan KISS Dalam Public Speaking

Senin, 25 Maret 2013 | Oleh
Share :

Keep It Short and Simple (KISS) harus selalu diingat ketika melakukan public speaking. KISS berguna agar pesan dapat ‘masuk’dengan cara yang efisien. Salah satu contohnya adalah mengenai tema yang disampaikan. Arah pembicaraan seorang pembicara seringkali keluar dari tema. Hal tersebut harusnya tak terjadi dalam public speaking. Tema harus jelas dan konsisten dari awal hingga akhir.

“Apa temanya? Apa yang hendak disampaikan? Lalu apa pesan kuncinya? Semua itu harus jelas dan konsisten dari awal sampai akhir. Lalu sampaikan dengan cara yang mudah dan singkat,” ujar Rosiana kepada para Beswan Djarum. Ada banyak hal yang harus diperhatikan agar bisa melakukan KISS dengan baik. Salah satunya, pembicara harus menguasai materi dengan baik. Jika pembicara menguasai materi dengan baik, ia bisa membawakan materi itu dengan singkat dan jelas. Hasilnya, pesan kunci akan cepat ditangkap oleh audiens. Dalam presentasi, perhatikan juga isi materi yang akan dipaparkan. Penggunaan materi secara visual, baik foto maupun video, akan membuat audiens lebih cepat mengerti. Waktu yang diperlukan untuk menjelaskan juga lebih singkat, jadi audiens tak cepat bosan. Selanjutnya adalah soal bahasa. Penggunaan bahasa sehari-hari akan lebih mudah diterima oleh audiens. Pesan kunci juga akan lebih mudah diterima. “Hindari penggunaan istilah teknis dan statistik yang tak dimengerti kebanyakan audiens. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti. Kalau perlu buat perbandingan dari statistik yang ada,” kata Rossi. Rossi mencontohkan ketika Steve Jobs mempresentasikan iPod untuk pertama kalinya. Jobs tidak menggunakan istilah teknis mengenai musik, mesin, atau kapasitas data kepada audiensnya. Ia hanya menyebut kalau 1 gigabyte sanggup menampung sekian lagu. “Dengan penggambaran tersebut, orang yang tak mengerti istilah teknis akan mengerti kalau satu gigabyte sama dengan sekian banyak lagu. Akhirnya pesan kunci dari Jobs akan lebih mudah diterima audiens,” imbuh Rossi. Rossi mempraktekkan seluruh KISS dalam sesinya. Ia membawakan materi dengan tema yang konsisten, bahasa yang mudah dimengerti, dan penuh dengan visualisasi agar para Beswan Djarum mudah menangkap pesan kunci. “Saya berharap KISS tak hanya dipraktekkan dalam dunia belajar atau kuliah. Tapi selalu dipraktekkan dan dikembangkan,” pesan Rossi kepada para Beswan Djarum.

Share :