Seorang Pemimpin Harus Seperti Bunglon

Sabtu, 21 Mei 2011 | Oleh
Share :
Ada yang sedikit unik dari judul diatas, inilah kira-kira hal penting yang dapat ditangkap oleh para Beswan Djarum Batch VII di DTL, Malang. Kesimpulan tersebut tertuang setelah Beswan Djarum mengikuti satu sesi permainan bertajuk Thinking Hat. Game ini diawali dengan pembagian topi bagi para Beswan Djarum yang telah diberikan dan ditandai dengan karakter-karakter mengenai pribadi seseorang. "Game ini bisa menemukan aku dengan teman-teman yang satu karakter dan juga mencoba memberikan pemahaman ke aku tentang karakter diri sendiri", ujar Prawinda Putri Anzari alias Moo-Moo.Dia juga menambahkan bahwa permainan macam ini mencerminkan bagaimana seorang pemimpin dalam bersikap, pemimpin yang baik bisa berubah karakter dalam waktu sekejap demi kebutuhan dan kewibawaan terhadap anggota ataupun staff-nya. Sementara itu Putu Nuniek Hutnaleontina alias Nana mahasiswa Universitas Udayana sependapat dengan pernyataan Moo-Moo rekannya. "Kita mengetahui karakter dan sifat yang kita miliki, dan saya sangat memahami diri saya sendiri. Maka itulah saya memilih topi kuning yang sangat mewakili karakter saya, ceria, tidak bisa diam", tutur Nana. Kemudian ia juga menyatakan bahwa seorang pemimpin haruslah bisa berubah 'topi' sesuai kebutuhannya layaknya seekor bunglon.[nus]
Share :