Tahun Ajaran 2010-2011 Djarum Beasiswa Plus Kembali Berikan 450 Beasiswa

Kamis, 18 November 2010 | Oleh
Share :
Semangat Djarum Beasiswa Plus dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan, dibuktikan melalui program Djarum Beasiswa Plus yang  dimulai sejak tahun 1984. Pada tahun ajaran 2010/2011 PT Djarum kembali memberikan beasiswa kepada 450 mahasiswa yang berasal dari 73 PTN/PTS dan yang tersebar di 24 propinsi. Sehingga jumlah total penerima Djarum Beasiswa Plus saat ini adalah 6786 mahasiswa. Para Beswan (sebutan bagi penerima Djarum Beasiswa Plus) merupakan mahasiswa berprestasi yang telah memenuhi berbagai syarat. Seperti memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,00 pada akhir semester IV, mengikuti dan telah lolos tes wawancara, psikotes, serta membuat tulisan singkat. Selain itu, mereka diharuskan tidak hanya memiliki prestasi akademis namun juga harus aktif berorganisasi. Pada tanggal 7-9 November 2010 lalu di Semarang, ke 450 mahasiswa tersebut dipertemukan dalam ajang Silatnas (Silaturahmi Nasional) 2010. Dalam Silatnas 2010 diisi dengan berbagai acara dimulai dengan adanya talkshow pada tanggal 7 November 2010. Talk show pertama bertemakan 'Digital Media dan Perkembangannya'. Narasumber pada talkshow pertama diantaranya adalah Danny Oei Wirianto (Kaskus Chief Marketing Officer dan pendiri Semut Api Colony) yang menjelaskan mengenai bagaimana peran digital media yang cukup besar dalam era Globalisasi saat ini dan Arifin Bong (Redbuzz) yang mensosialisakan website Djarum Beasiswa Plus dan kemudahan-kemudahan yang didapat para Beswan Djarum setelah menjadi member. Pada talk show kedua bertemakan 'Wawasan Kebangsaan' yang dibawakan oleh Budayawan Emha Ainun Najib. Dalam talk show ini Cak Nun (panggilan akrab Emha Ainun Najib) membawakan dengan cukup atraktif dan menarik. Ia melibatkan peserta untuk bersama-sama aktif memaknai bahwa Indonesia itu sangat kaya akan kebudayaan dan pada penutupnya ia mengajak para peserta untuk tidak berpandangan fanatik sempit, tetapi mengajak untuk saling menghargai dan merayakan setiap perbedaan kebudayaan. Tanggal 8 November 2010, para Beswan Djarum diajak untuk mengunjungi pabrik Djarum yang ada di Kudus. Dimulai dari kunjungan ke GOR Jati-Kudus, yang berdiri megah diatas tanah seluas 43.207 m2 yang kini disebut sebagai Pusat Pelatihan Bulutangkis Djarum. Kemudian mengunjungi pabrik Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Kretek Tangan (SKT). Selain itu, para Beswan Djarum diajak pula untuk mengunjungi Pusat Pembibitan Tanaman (PPT) milik Djarum yang ada di Kaliputu, para Beswan Djarum pun diperbolehkan untuk membawa bibit untuk ditaman. Terakhir para Beswan diajak untuk berkunjung ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), di IPAL para Beswan bisa melihat bentuk kepedulian Djarum terhadap lingkungan, karena limbah dari produksi tidak langsung dibuang, tetapi diolah terlebih dahulu sampai benar-benar tidak berbahaya (indikator adalah ikan mas yang tetap hidup dan aman untuk dikonsumsi), selain itu endapan dan lumpur limbah dimanfaatkan sebagai pupuk kompos yang dapat menyuburkan tanaman dan dibagikan kepada petani sekitar. Tanggal 9 November 2010 merupakan puncak Silatnas 2010, yang berkonsep Malam Dharma Puruhita (MDP) dengan tema Simfoni Citra Bangsa. Acara ini sekaligus sebagai pemberian penghargaan kepada Pemenang Lomba Karya Tulis (LKT) Nasional 2010 dan Lomba Blog Beswan Djarum. Dalam MDP juga diisi suguhan dari para Beswan Djarum dalam pergelaran drama musikal dengan tema Simfoni Citra Bangsa di bawah koreografer Ari Tulang dan Arranger Purwacaraka Band. Para Beswan Djarum digembleng untuk berlatih selama 3 hari, untuk menampilkan lagu-lagu daerah, tarian modern, tarian daerah dan tari dari negara-negara lain. Selain penampilan dari para Beswan Djarum, MDP juga dimeriahkan dengan penampilan band Nidji, Ario Wahab, Lala Karmela, Linda Sitinjak, Tataloe Perkusi. Sementara acara tersebut dipandu oleh Hilbram Dunar dan Ersa Mayori. Setelah dilantik menjadi penerima Djarum Beasiswa Plus dalam Ajang Silatnas 2010 tersebut, ke 450 Beswan Djarum ini tidak hanya mendapatkan bantuan finansial saja, tetapi mereka juga mendapatkan berbagi pelatihan-pelatihan dan kompetisi. Karena  kelebihan dari program Djarum Beasiswa Plus tidak hanya sebatas pemberian bantuan finansial kepada mahasiswa berprestasi namun dilengkapi juga dengan pelatihan softskills. Pelatihan ini meliputi tiga aspek yakni, Outbound, Leadership dan Practical Skills serta Entrepreneurship. Selain itu, para Beswan juga akan mengikuti Lomba Karya Tulis (LKT) sebagai ajang untuk mengasah kemampuan kualitas berpikir kreatif inovatif dan merupakan puncak dari pelatihan soft skill yang diberikan kepada para Beswan Djarum, serta kompetisi blog. {pic5:left}450 Besiswa yang diberikan dalam Silatnas 2010, merupakan bukti bahwa Djarum Foundation dengan program Djarum Beasiswa Plus menaruh perhatian yang besar terhadap pendidikan di Indonesia. Karena Djarum menyakini bahwa pendidikan sebagai investasi sumber daya manusia jangka panjang adalah bekal dalam mewujudkan bangsa yang kokoh, sejahtera dan bermartabat. Selamat bagi para penerima Djarum Beasiswa Plus!
Share :