Tampil Diurutan Buntut Tetap Semangat

Jumat, 21 Oktober 2011 | Oleh
Share :
Berurusan dengan hal-hal "buntut" atau terakhir umumnya merupakan hal membosankan, karena diharuskan menunggu terlalu lama. Tidak demikian halnya dengan finalis LKT Beswan Djarum 2011 yang mendapatkan undian tampil presentasi akhir. Seperti yang dialami oleh Putri Aninditaningtyas dan Indah Oktaviani, keduanya mendapat nomor 11 dan 12. Putri percaya diri membawakan presentasi karya tulisnya dengan mengeksplor tema diversifikasi pangan tepat pukul 09.00 WIB di hari kedua (21/10). Menurutnya, cara ini merupakan upaya untuk merubah pengertian pangan menjadi lebih luas dimata masyarakat Indonesia, dari beras menjadi pangan pengganti lainnya. Tak lain tujuan pemikiran kreatifnya ini guna mencapai Indonesia yang lebih baik, yakni upaya pengentasan kemiskinan berujung pada ketahanan pangan Nasional. Ketahanan pangan yang dimaksud Putri ialah tersedianya bahan pangan didalam rumah ‎​kehidupan rumah ‎​tanggaa baik dari segi kualitas ataupun kuantitas. Bila sudah demikian adanya maka sumber daya pangan itu sendiri dapat dioptimalkan dengan baik. Urutan terbuncit ada karya tulis dengan tema memaksimalkan potensi Mikroba Indigenous pada saluran pencernaan luwak untuk memproduksi kopi luwak sintetis. Pasalnya, biji kopi yang dikeluarkan melalui fesesnya mengandung Mikroba Indigenous tersebut. Sehingga kopi luwak memiliki cita rasa khas terkenal dan harga yang tergolong mahal. Namun tentunya inovasi ini haruslah didukung dengan beragam penelitian dan percobaan agar cita rasa khas kopi luwak tidak pudar akibat adanya proses sintesis. Seperti misalnya perilaku luwak dialam bebas dengan di penangkaran sudah jelas berbeda, selain itu pula menu dan rantai makanan luwak pun juga harus diperhatikan, sehingga kualitas kopi luwak sintetis tetap dapat mengesankan kopi luwak alami meskipun hal ini cukup sulit.[Nus/Redaksi]
Share :