Selain dari games interaktif yang diberikan oleh Trainer, Marthen Sumual, kejutan lainnya berupa selingan hiburan yang datang dari dua orang Beswan Djarum yakni Diannita Kurniasari asal UNS, Surakarta dan juga Yusuf, UNS SUrakarta yang diminta untuk menyumbangkan suaranya diatas stage venue Gracia 2, tempat penyelenggaraan Dare To Be A Leader & Debate. Kedua pasangan tersebut menyanyikan beberapa bait lirik lagu milik Nikita Willy dan juga Ungu.
Yang unik dari sesi ini adalah proses perkenalan yang tidak pada umumnya, melainkan melalui beberapa gambar yang harus dipilih oleh masing-masing peserta dan mereka dipersilahkan untuk menyebutkan identitas serta asalnya kemudian mereka diwajibkan untuk mengemukakan alasan mereka terhadap pilihan gambarnya. Serta yang mengagumkan bagi Beswan Djarum 2011, Trainer mereka, BPk. Marthen Sumual mampu mneghapal 63 nama Beswan Djarum hanya dalam waktu beberapa menit saja didasarkan pada alasan dan cerita dari masing-masing peserta.
Ada satu kata yakni 'rugi' yang dianggap tepat bila Anda belum mengikuti pelatihan yang satu ini, Dare To Be A Leader And Debate, yang merupakan pelatihan bagi para penerima Djarum Beasiswa Plus. Pasalnya selain acaranya syarat dengan ilmu tetapi senantiasa diselingi dengan bermacam aktifitas menyenangkan yang selalu melibatkan interaksi antar kelompok. Sehingga hal ini sangat mempengaruhi mood serta antusias para Beswan Djarum di ruang Gracia 2, Galeri Ciumbeuluit pada hari pertama (31/3) pelaksanaan pelatihan Dare To Be A Leader And Debate atau biasa disingkat DTL.
Permainan pertama bernama Buried Alive, dimana Beswan Djarum harus memberikan solusi dari masalah yang diberikan oleh panitia. Beswan Djarum diumpamakan sebagai tim SAR yang harus menyelamatkan enam orang yang terjebak dalam gua. Situasi sangat sulit, dan tim SAR harus menentukan mana yang diselamatkan terlebih dahulu karena tidak memungkinkan untuk menyelamatkan keenam korban sekaligus.
Para Beswan Djarum yang mengikuti pelatihan Dare To Be A Leader And Debate, memberikan komentar mereka mengenai pemimpin favorit mereka. Dan dari setiap orang yang ditanyakan, rata-rata mengidolakan tokoh atau pemimpin dari Indonesia. Berikut jawaban dari beswan djarum mengenai pemimpin favorit mereka.
Program pelatihan yang diadakan oleh Djarum Beasiswa Plus telah memasuki tahun ke-27. Dan di setiap wilayah tempat terselenggaranya Dare To Be A Leader And Debate(DTL) selalu menampilkan sesuatu yang unik dari khas wilayah masing-masing. Kali ini pihak Djarum menjadikan Bandung sebagai tuan rumah DTL yang diadakan mulai tanggal 30 Maret kemarin hingga tanggal 2 April mendatang.
Dihari pertama program pelatihan Dare To Be A Leader yang diselenggarakan oleh Djarum Beasiswa Plus, para peserta atau beswan Djarum diberitahu tentang tujuh karakter pemimpin. Karakter tersebut diantaranya adalah, integritas, optimisme, menyukai perubahan, berani menghadapi resiko, ulet, katalistis dan terkahir adalah komitmen.
Dalam sebuah sesi pada hari pertama kegiatan Dare To Be A Leader & Debate, pemateri Marthen Sumual menyampaikan sebuah materi menarik bertema Professional Preparation. Dalam penyampaiannya, ia menerangkan apa yang harus dilakukan seseorang untuk mendapatkan hasil yang maksimal sebagai seorang pemimpin. Selain itu ia menjelaskan benefit dari Professional Preparation diantaranya rasa aman, memacu motivasi, mengembangkan kmampuan kerja, rasa percaya diri, menghemat waktu dan tenaga serta meningkatkan hasil yang akan dicapai.
Beswan Djarum kembali menggelar pelatihan kepemimpinan "Dare To Be A Leader and Debate" yang telah memasuki batch ke empat dari delapan batch yang akan dilakukan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari (30 Maret - 2 April 2011) yang bertempat di Galeri Ciumbuleuit Hotel, Bandung, Jawa Barat.