Berlangsungnya seminar Learn From The Experts di kampus IPB Dramaga, tepatnya gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion, Senin (25/4) mendapat banyak sambutan dan dukungan dari perwakilan peserta Seminar Learn From The Experts dan juga Beswan Djarum yang juga terlibat panitia dalam acara ini.....
Jika dipandang dari segi akademis Beswan Djarum memang sudah cukup memadai, namun Djarum lebih menggali potensi Beswan Djarum dari sisi yang lain. Materi softskill yang diberikan oleh Djarum melalui Dare To Be A Leader and Debate untuk para Beswan Djarum merupakan sebuah kelebihan yang tidak diperoleh seorang mahasiswa dari kampus. Kelebihan tersebut berupa public speaking, rasa percaya diri dan bagaimana cara menyampaikan gagasan dengan cara yang benar.
Hari terakhir Dare To Be A Leader (DTL) mungkin adalah hari yang paling ditunggu-tunggu oleh Beswan Djarum. Selain ini menjadi ajang debat antar dua kelompok, juga ada penganugerahan atau penghargaan bagi setiap Beswan Djarum. Salah satu kategorinya adalah The Most Favourite, untuk memilih Beswan Djarum yang paling disukai oleh Beswan Djarum lainnya.
Selama mengikuti pelatihan kepemimpinan Dare To Be A Leader & Debate telah banyak yang didapat para Beswan Djarum. Baik itu ilmu pengetahuan,pengalaman bahkan ikatan tali persaudaraan.
Dengan seragam pink, tim Padjajaran mendapat kesempatan pertama untuk membuka debat dengan mengemukakan argumen bahwa crop circle merupakan karya manusia. Lewat leadernya Novika, tim ini mulai membahas bahwasanya crop circle merupakan karya manusia untuk tujuan seni.
Menurut salah satu anggotanya yang bernama Ardi Hartono, situasi malam itu sangat beragam aktivitas yang dilakukan timnya seperti ada yang tidur karena kelelahan, menyanyi namun semua tetap mendukung satu sama lain dan berdoa agar diberi kemudahan. Dengan sisa anggota yang ada dan berkat semangat menggebu mereka dapat menyelesaikan bahan yang akan dipresentasikan hingga pukul 03.00 wib.
Tidak terasa kegiatan pelatihan kepemimpinan Dare To Be A Leader & Debate telah berakhir. Perhelatan yang berlangsung selama tiga hari (21 Maret - 2 April 2011) tersebut menyisakan kenangan tersendiri bagi sosok yang menjadi inspirator Beswan Djarum, bapak Marthen Sumual. Hadir sebagai pemateri, Marthen langsung tampil mengesankan. Dalam waktu sangat singkat, ia dapat mengingat satu persatu nama Beswan Djarum yang baru pertama kali ia kenal.
Salah satu alumni Beswan Djarum di tahun 2009-2010, Putu Agnia,21 yang juga bertugas sebagai LO dalam pelatihan kali ini, mengungkapkan kekagumannya, "kalau pada zaman aku dulu lebih banyak didominasi oleh satu Regional saja, sehingga kesan mix-nya kurang terasa, karena pada waktu aku ikut pelatihan DTL dulu lebih banyak Beswan Djarum dari Regional Bandung."
Beragamnya Regional mengakibatkan karakter dan juga asal budaya dari seluruh Beswan Djarum yang ikut dalam pelatihan leadership DTL (31/3-2/4) membuat masing-masing dari mereka berusaha untuk selalu aktif.